Ambon, CahayaMediaTimur.com – Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Maluku menyatakan kesiapan penuh untuk menerima siapapun yang akan menjabat sebagai pimpinan wilayah, sesuai dengan mekanisme dan putusan yang ditetapkan oleh partai.
Pernyataan itu datang dari Ary Sahertian, seorang kader PKB Provinsi Maluku, yang juga merupakan Anggota DPRD, dalam temu wawancara dengan wartawan di Rumah Aspirasi Rakyat, Kamis (4/12/2025).
”Sebagai kader partai, kita tetap siap menerima siapapun pimpinan ya, tetapi mekanisme yang diatur oleh partai adalah pengusulan itu ada di wilayah,” ungkap Sahertian,
Menurutnya, proses pengusulan calon ketua PKB Wilayah Maluku dimulai dari tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di masing-masing kabupaten/kota di Maluku, yang kemudian diserahkan ke level wilayah.
Setelah melalui tahap pengusulan dan evaluasi di tingkat wilayah, kita telah menetapkan 5 nama calon ketua pada malam kemarin.
Nama-nama itu yakni, Ketua DPW PKB Provinsi Maluku, Basri Damis, Bupati Buru Ikram Umasugi, Bupati Aru Timotius Kaidel, Kader PKB yang juga Ketua Fatayat NU Provinsi Maluku, Habiba Pellu, dan Ketua Fraksi PKB DPRD Provinsi Maluku, Mumin Refra.
”Berdasarkan usulan dari DPC-DPC ke wilayah, maka ada 5 calon pimpinan yang telah ditetapkan tadi malam sebagai calon ketua,” ujarnya
Sahertian menekankan bahwa putusan akhir mengenai siapa yang akan menjadi ketua PKB Wilayah Maluku, tidak terletak di tingkat wilayah, melainkan di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.
”Putusan untuk siapapun jadi ketua itu ada di DPP. Karena itu bagi saya, siapapun jadi pimpinan tetap kita kerja untuk partai,” kata Sahertian
Dia juga menjelaskan bahwa keputusan yang diambil DPP tidak sembarangan, melainkan melalui proses kajian dan penilaian yang cermat. “Pada saat DPP menentukan sikap siapa pimpinan, pasti itu sudah dikaji dan dinilai. Orang ini layak jadi pimpinan,” jelasnya.
Selain itu, dia menyampaikan harapan dari semua kader PKB di Maluku, bahwa pimpinan yang terpilih nantinya adalah orang yang terbaik dan telah dipercayakan oleh partai.
”Harapan semua kader pasti yang menjadi pimpinan adalah, orang yang terbaik yang telah dipercayakan oleh partai untuk kepentingan partai, bukan semata untuk kepentingan masyarakat barangkali itu,” bebernya
Kesiapan kader untuk bekerja sama dengan siapa pun yang dipilih DPP dianggap sebagai bukti solidaritas dan kesatuan dalam ranah internal partai.
Proses penentuan calon ketua yang telah berjalan juga menunjukkan bahwa PKB Maluku mengikuti aturan dan mekanisme yang telah ditetapkan oleh partai secara nasional, dengan harapan dapat menghasilkan pimpinan yang mampu membawa partai maju dan berkontribusi di wilayah Maluku.




