Piru,CahayaMediaTimur.com-Sebanyak 61 orang Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru menerima Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Pemberian remisi tersebut dilaksanakan di Masjid Nurul Hijrah Lapas Piru, Sabtu (21/3).
Kegiatan diawali dengan pembacaan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) oleh Kepala Lapas Kelas IIB Piru, Hery Kusbandono. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan sambutannya terkait pentingnya remisi sebagai bentuk penghargaan negara kepada Warga Binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku positif selama menjalani masa pidana.
Ia menegaskan bahwa pemberian remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, melainkan wujud nyata dari keberhasilan proses pembinaan. “Remisi ini adalah bentuk apresiasi negara kepada Warga Binaan yang telah berkomitmen mengikuti pembinaan dengan baik. Kami berharap ini menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri dan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujar Hery.
Selanjutnya, pembacaan Surat Keputusan pemberian Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri 1447 H dibacakan oleh Kepala Sub Seksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan, Wikrama Jaya. Ia menjelaskan bahwa seluruh proses pemberian remisi telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Pemberian remisi telah melalui proses verifikasi administratif dan substantif sesuai regulasi yang ditetapkan,” jelasnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian remisi secara simbolis oleh Hery kepada perwakilan Warga Binaan.
Salah satu Warga Binaan berinisial R mengungkapkan rasa syukur atas remisi yang diterimanya. Ia mengaku semakin termotivasi untuk menjalani pembinaan dengan lebih baik. “Saya sangat bersyukur atas remisi ini. Ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus berubah dan menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, pengamanan dan pengawasan dilakukan secara optimal oleh petugas sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus deteksi dini terhadap potensi gangguan.
Momentum Idul Fitri ini diharapkan menjadi titik awal bagi Warga Binaan untuk terus memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat dengan penuh tanggung jawab.
