Percepat Pembangunan Dapur 3T di Buru Selatan, Bupati La Hamidi Dorong Pengembangan Hotong

oleh -0 views

Ambon,CahayaMediaTimur.com-Pemerintah Kabupaten Buru Selatan terus memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal sekaligus mempercepat dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya melalui pembangunan dapur di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Bupati Buru Selatan, La Hamidi, mengatakan pengembangan pangan lokal seperti hotong tetap menjadi perhatian pemerintah daerah karena memiliki nilai sejarah dan telah menjadi bagian dari pola konsumsi masyarakat secara turun-temurun.

Hal tersebut disampaikan La Hamidi kepada wartawan di sela-sela acara pelantikan DPW /DPD PAN se Provinsi Maluku, Rabu (2/9/2026), di Hotel Santika Ambon.

Menurut La Hamidi, hotong merupakan salah satu potensi pangan lokal yang perlu terus dikembangkan dan tidak boleh ditinggalkan begitu saja.

“Hotong tetap jalan. Tidak mungkin diberhentikan semua, karena ada masyarakat yang membutuhkan penyesuaian. Di masyarakat tertentu dan wilayah tertentu, hotong ini sudah turun-temurun,” ujar La Hamidi.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah saat ini terus mendorong pengembangan hotong, meskipun pelaksanaannya masih dilakukan secara bertahap.

Untuk sementara, pengembangan hotong telah dilakukan di tiga desa di wilayah Kabupaten Buru Selatan.

La Hamidi menilai, keberadaan pangan lokal seperti hotong tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menyangkut sejarah dan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Percepat Dapur 3T
Selain pangan lokal, Pemkab Buru Selatan juga tengah memproses pembangunan dapur untuk mendukung pelaksanaan program MBG di wilayah 3T.

La Hamidi mengatakan, untuk sementara terdapat tiga dapur yang telah diproses di wilayah Purwoselatan.

Sementara titik-titik lainnya akan dibangun secara bertahap sesuai petunjuk teknis (juknis) terbaru yang telah diterbitkan.

“Untuk sementara di Purwoselatan baru tiga dapur yang dipersiapkan. Yang lainnya sesuai dengan 3T. Juknis terbarunya baru keluar dan selanjutnya akan dilakukan proses pembangunan dapur 3T yang sudah ditentukan titiknya,” jelasnya.

Menurutnya, pemerintah daerah masih melakukan berbagai tahapan dan koordinasi dengan pihak terkait agar pembangunan dapur tersebut dapat berjalan sesuai ketentuan.

“Kita masih berproses. Nanti kalau sudah berhasil baru kita bisa bicara lebih jauh,” katanya.

Ia berharap pembangunan dapur 3T nantinya dapat mendukung kelancaran pelaksanaan program MBG sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah yang menjadi sasaran.

Warga Diminta Waspadai Kebakaran
Dalam kesempatan tersebut, La Hamidi juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah kecamatan di Buru Selatan.

Beberapa wilayah yang mendapat perhatian pemerintah di antaranya Kecamatan Leksula, Ewiri dan Waemulang.

Pemkab Buru Selatan telah meminta para camat meneruskan imbauan kepada pemerintah desa agar melakukan langkah-langkah pencegahan bersama masyarakat.

Salah satu langkah penting yang ditekankan adalah menghindari aktivitas pembakaran yang berpotensi meluas dan menyebabkan kerusakan terhadap lahan maupun tanaman masyarakat.

“Yang paling pertama dilakukan adalah memerintahkan kepada seluruh camat untuk menyampaikan ke desa-desa di wilayah kerjanya agar ada langkah antisipasi. Kepala desa bersama masyarakat harus menghindari proses-proses pembakaran yang dapat berdampak luas dan merusak tanaman-tanaman yang ada,” tegasnya.

La Hamidi menegaskan, pencegahan kebakaran membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat. Karena itu, warga diminta tidak menggunakan api secara sembarangan, terutama pada kondisi yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

“Jangan main api,” tandasnya.
Pemerintah Kabupaten Buru Selatan berharap masyarakat bersama pemerintah desa dapat menjaga lingkungan dan lahan pertanian serta meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat merugikan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.