AMBON,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon bekerja sama dengan Asosiasi Pengrajin Kerang Mutiara Hatukau, Batu Merah, Ambon menggelar pelatihan teknik dan praktik pembuatan perhiasan dari kerang mutiara kepada anak-anak binaan. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang serba guna LPKA Ambon dan berlangsung dalam suasana penuh semangat dan antusiasme, Kamis (17/7).
Pelatihan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang digagas oleh LPKA Ambon guna memberikan bekal keterampilan kepada anak binaan. Ketua Asosiasi, Umar, langsung memandu proses pelatihan bersama timnya, mulai dari pengenalan bahan baku hingga teknik dasar merangkai kerang mutiara menjadi produk perhiasan bernilai ekonomis.
Kepala LPKA Ambon, Kurniawan Wawondatu, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi ini. “Kami berterima kasih kepada Asosiasi Hatukau atas komitmen dan kepeduliannya. Kegiatan ini sangat bermanfaat, tidak hanya untuk mengisi waktu anak-anak binaan dengan kegiatan positif, tetapi juga memberi mereka keterampilan yang bisa menjadi bekal masa depan,” ujar Kurniawan.
Umar, selaku ketua Asosiasi Hatukau, menyampaikan tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk membagikan keterampilan yang dapat langsung dipraktikkan. “Kerang mutiara adalah potensi lokal yang memiliki nilai seni tinggi. Kami ingin adik-adik di LPKA melihat bahwa mereka pun bisa menghasilkan karya yang bernilai, jika diberikan kesempatan dan bimbingan,” tuturnya.
Kegiatan ini berlangsung dengan pengawasan langsung dari staf pembinaan dan petugas pengawas LPKA Ambon untuk memastikan ketertiban dan kenyamanan selama pelatihan.
Salah satu anak binaan, berinisial AR, mengaku senang bisa mengikuti pelatihan ini. “Saya baru tahu kalau kerang bisa jadi gelang atau kalung yang cantik. Saya jadi semangat belajar lebih banyak. Mungkin suatu hari nanti bisa jualan hasil karya sendiri,” ujarnya dengan antusias.
Dengan adanya pelatihan ini, LPKA Ambon berharap dapat terus menjalin kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat dalam upaya membina dan memberdayakan anak-anak binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat dengan bekal keterampilan yang bermanfaat.