Langgur,CahayaMediaTimur.com-Komitmen terhadap kesehatan masyarakat tidak berhenti di pintu gerbang penjara. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual, Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku melalui tim medisnya terus menggaungkan semangat pengabdian lewat Inovasi Layanan Kesehatan Gratis, Rabu (25/3/2026). Program ini hadir sebagai bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan berkualitas adalah hak setiap warga negara, tanpa terkecuali.
Di bawah arahan yang progresif, tim medis Lapas Tual melakukan transformasi besar dalam standar pelayanan. Tidak lagi bersifat pasif, inovasi ini mengedepankan aspek preventif (pencegahan) dan kuratif (penyembuhan) yang dilakukan secara proaktif. Fokusnya jelas: memastikan setiap individu di dalam lingkungan Lapas mendapatkan akses medis setara dengan masyarakat di luar sana.
“Kami tidak hanya mengobati fisik, tapi juga merawat martabat. Bakti ini adalah bagian dari tanggung jawab kami kepada masyarakat dan negara untuk memastikan mereka yang keluar dari sini dalam kondisi sehat dan produktif,” ujar Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur.
Dengan kemandirian layanan kesehatan di dalam Lapas, tekanan terhadap fasilitas kesehatan umum di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara dapat berkurang. Ini adalah bentuk kontribusi tidak langsung namun sangat krusial dalam menjaga ketahanan kesehatan wilayah. Tim medis Lapas Tual menjadi garda terdepan dalam memastikan bahwa klaster hunian tetap steril dan sehat, yang secara otomatis melindungi masyarakat luas.
Dedikasi ini membuktikan bahwa Lapas Tual bukan sekadar institusi penegak hukum, melainkan juga wadah kemanusiaan. Melalui inovasi layanan kesehatan gratis, tim medis Lapas Tual terus bekerja dalam senyap, memastikan bahwa hak untuk sehat tetap terjaga bagi mereka yang sedang mencari jalan kembali menuju masyarakat.




