Ambon,CahayaMediaTimur.com-Penasehat ahli Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Derek Loupatty menegaskan proyek Lapangan Abadi di Blok Masela akan berjalan sesuai regulasi pemerintah.
Loupatty mengatakan pertemuan antara SKK Migas, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), INPEX, Pemerintah Provinsi Maluku, pemerintah daerah Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku di Kantor Gubernur Maluku,Selasa (31/3/2026).
Ia menegaskan bahwa kehadiran SKK Migas di Maluku merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mengawal proyek strategis nasional tersebut.
Apapun dalam pertemuan tersebut, SKK Migas melalui Deputi Bisnis, Eka Bayu, memaparkan secara rinci rencana investasi besar di Blok Masela, termasuk potensi dampak sosial dan ekonomi yang akan ditimbulkan.
“Kami datang untuk memastikan proyek ini berjalan sekaligus menjelaskan seluruh tahapan pekerjaan. Ini merupakan investasi besar dan proyek strategis nasional, sehingga membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan,”pungkasnya.
Selain itu Loupatty juga mengatakan, dalam waktu dekat peletakan batu pertama Blok Masela akan dilakukan, yaitu diantara bulan April atau bulan Mei 2026 ,tetapi kita juga berharap agar secepatnya di realisasi,”pintanya.




