Dirut Bank Maluku-Malut Ingatkan Bahaya Fraud: Digital Maju, Tata Kelola Jangan Bocor!

oleh -3 views

Ambon,CahayaMediaTimur.com-Pertumbuhan bisnis perbankan tidak cukup hanya mengandalkan laba dan kecanggihan teknologi. Tanpa tata kelola yang kuat, sistem perbankan justru rentan terhadap kecurangan yang dapat merusak kepercayaan nasabah.

 

Peringatan itu disampaikan Direktur Utama PT Bank Maluku-Malut, Syahrizal Imbar, dalam sambutannya di lantai 4 Kantor Bank Maluku-Malut, Senin (26/10/2026).

 

Syahrizal menegaskan, penguatan tata kelola harus berjalan beriringan dengan peningkatan bisnis dan percepatan digitalisasi. Ia mengingatkan pentingnya membangun sistem pengawasan yang mampu mendeteksi serta mencegah potensi fraud di lingkungan perusahaan.

 

Menurutnya, bank membutuhkan sistem teknologi informasi yang tangguh, termasuk fraud detection system dan pengujian ketahanan terhadap serangan peretas maupun pelaku kejahatan digital.

 

Ia mengibaratkan perusahaan seperti kapal besar. Kapal yang terus diperbesar dan dipacu kecepatannya tidak akan memberikan manfaat apabila memiliki kebocoran yang tidak segera ditangani.

 

Syahrizal juga menyoroti judi online sebagai salah satu risiko yang perlu diwaspadai karena dapat memicu masalah keuangan dan mendorong perilaku menyimpang. Karena itu, pimpinan perusahaan diminta lebih mengenali kondisi karyawan serta memperkuat pengawasan internal.

 

Prinsip know your employee, know your customer, know your transaction, dan know your risk dinilai penting untuk membangun budaya sadar risiko di lingkungan perbankan.

 

Di tengah tuntutan penguatan pengawasan, Bank Maluku-Malut tetap membidik pertumbuhan kinerja. Syahrizal mengungkapkan, laba perusahaan pernah menembus Rp200 miliar saat menghadapi tantangan pandemi Covid-19.

 

Untuk 2026, ia berharap laba kembali melampaui Rp200 miliar dan mencapai lebih dari Rp250 miliar hingga akhir tahun.

 

Target tersebut akan didukung peningkatan bisnis, penguatan fungsi intermediasi, efisiensi, serta pengembangan layanan digital. Salah satu rencana yang disorot ialah peningkatan mobile banking menjadi super app agar layanan kepada nasabah semakin praktis dan kompetitif.

 

Syahrizal mengingatkan, teknologi yang dibangun harus benar-benar digunakan nasabah dan diimbangi pengawasan yang memadai.

 

Baginya, pertumbuhan laba bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Perusahaan juga harus memastikan setiap proses bisnis berjalan secara transparan, efisien, dan bertanggung jawab.

 

Meta Title: Dirut Bank Maluku-Malut Soroti Fraud dan Judi Online

 

Meta Description: Syahrizal Imbar mengingatkan bahaya fraud dan judi online, mendorong penguatan tata kelola serta digitalisasi untuk mengejar laba Bank Maluku-Malut di atas Rp250 miliar.

 

Keywords: Syahrizal Imbar, Bank Maluku-Malut, fraud perbankan, judi online, tata kelola bank, target laba 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.