Disiplin Sejak Awal: Empat WBP Baru Aktif Di Hari Pertama

oleh -3 views

SAPARUA,CahayaMediaTimur.com-Kanwil Ditjenpas Maluku. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saparua melaksanakan hari pertama kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan (MAPENALING) bagi narapidana baru. Empat narapidana tersebut merupakan pindahan dari Rutan Kelas IIA Ambon yang kemarin tiba di Lapas Saparua dan langsung mengikuti tahapan pembinaan awal, hari pertama. Mapenaling menjadi tahap awal pembinaan yang wajib diikuti oleh narapidana sebagai proses adaptasi dengan lingkungan dan tata tertib Lapas. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (02/08).

Hari pertama Mapenaling diisi dengan sejumlah kegiatan pembinaan fisik, kedisiplinan, kebersihan, serta rohani yang dilaksanakan secara bertahap dan terstruktur. Kegiatan dimulai pada pagi hari dengan kerja bakti membersihkan lingkungan dalam Lapas. Para narapidana diarahkan untuk membersihkan area blok hunian, halaman belakang dapur, serta sejumlah titik di lingkungan dalam Lapas. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai kepedulian terhadap kebersihan, disiplin, dan tanggung jawab terhadap lingkungan tempat tinggal mereka selama menjalani pidana. Seluruh kegiatan berlangsung tertib dan diawasi langsung oleh Kepala Regu Pengamanan (Karupam) III, S. J. Sinay.
“Kegiatan awal ini sangat penting untuk membentuk sikap disiplin dan rasa tanggung jawab para narapidana terhadap lingkungan tempat tinggalnya. Kami pastikan kegiatan berlangsung aman dan terarah,” ujar S. J. Sinay, Karupam III.

Setelah kerja bakti selesai, narapidana melanjutkan aktivitas dengan olahraga pagi berupa lari mengelilingi lapangan dalam Lapas. Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kebugaran fisik sekaligus membangun semangat kebersamaan serta kedisiplinan sejak awal masa pembinaan. Suasana olahraga berlangsung aktif dan penuh semangat.

Sebagai penutup, para narapidana mengikuti ibadah pagi di Gereja Lapas Saparua. Ibadah ini dipimpin oleh Petugas Regu Pengamanan I, Fernel Matatula, yang juga menyampaikan firman. Dalam refleksi firman yang disampaikannya, ia mengingatkan pentingnya hidup yang memberi dampak positif.
“Hidup harus jadi berkat bagi pribadi, keluarga, dan sesama,” ungkap Farnel Matatula dengan penuh keteduhan.

Turut hadir dalam kegiatan ini beberapa Staf Lapas, termasuk Kasubsi pembinaan Ellen D. Anakotta, Staf Admisi dan Orientasi Amelya Puttileihalat, dan staf pembinaan Floriyanti Talakua. Ellen memberikan apresiasi terhadap semangat para narapidana.
“Meski baru tiba, mereka menunjukkan sikap kooperatif dan antusias mengikuti seluruh kegiatan. Ini awal yang baik untuk proses pembinaan ke depan,” ungkapnya.

Dengan dimulainya Mapenaling ini, Lapas Saparua menegaskan komitmennya untuk membina narapidana secara menyeluruh sejak hari pertama, demi mewujudkan pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat.