AMBON,CahayaMediaTimur.com-Enam (6) negeri yang belum memiliki Raja definitif (kepala pemerintahan negeri)di Kota Ambon, diantaranya, Seilale, Amahusu, Tawiri, Hativer besar, passo.ditargetkan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akan segera ditetapkan secara bertahap hingga akhir tahun 2025.
Hal ini disampaikan Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Jumat (25/7/2025).
“Desa dan negeri di Kota Ambon yang belum memiliki Raja definitif masih dalam proses untuk pelantikan,” kata Bodewin.
Ia menjelaskan, salah satu negeri yang sudah dijadwalkan untuk pelantikan adalah Negeri Amahusu, Kecamatan Nusaniwe. Pelantikan akan dilakukan pada 29 Juli 2025 sesuai usulan dari Saniri Negeri.
“Terakhir ini, yang diusulkan oleh Saniri Negeri akan dilantik tanggal 29 Juli tahun 2025.
Jadi tidak ada perubahan, kita akan melakukan pelantikan kepala pemerintahan Negeri Amahusu,” ujarnya.
Pihaknya menargetkan agar seluruh negeri yang belum memiliki Raja definitif bisa segera diselesaikan tahun ini. Namun, ia menekankan bahwa proses tersebut sangat bergantung pada kondisi masing-masing negeri, termasuk jika masih ada sengketa hukum,” tambahnya.
“Target kita, secepatnya semua desa dan negeri di Kota Ambon yang belum memiliki Raja definitif tahun 2025 ini sudah memiliki. Tapi tentu kita harus lihat proses yang terjadi di sana. Kalau masih dalam gugatan di pengadilan, kita tidak bisa putuskan kapan waktu berakhirnya,” jelasnya.
Meski demikian, jalannya pemerintahan tidak akan terganggu, karena pemerintah tetap menempatkan penjabat negeri di wilayah yang belum memiliki Raja definitif.
“Yang sementara berproses ini kita upayakan bisa dilantik tahun ini. Tapi kalau belum juga tidak apa-apa, tidak ada target yang memaksa. Pemerintahan tetap berjalan karena ada penjabat di sana.






