Hari Pertama Ramadhan, Lapas Saparua Gelar Razia Hunian

oleh -0 views

Saparua,CahayaMediaTimur.com-Kanwil Ditjenpas Maluku, Memasuki hari pertama Ramadhan 1447 H/2026 M, Lapas Kelas III Saparua melaksanakan razia kamar hunian warga binaan sebagai bagian dari penguatan keamanan dan ketertiban. Razia menyasar Blok I dan Blok II dengan melibatkan seluruh jajaran pengamanan serta dipantau langsung oleh Kepala Sub Seksi Keamanan dan Ketertiban, Donny D. Lekatompessy, bersama Kepala Lapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot. Kamis, 19/02/2026.

 

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah deteksi dini guna mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang maupun benda berbahaya yang dapat mengganggu stabilitas keamanan. Momentum awal Ramadhan juga dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat kedisiplinan dan menciptakan suasana lapas yang lebih tertib agar warga binaan maupun petugas yang menjalankan puasa dapat beribadah dengan khusyuk.

 

Dari hasil razia awal Ramadhan ini, petugas tidak menemukan narkoba maupun telepon genggam. Namun demikian, sejumlah barang yang berpotensi menimbulkan risiko keamanan turut diamankan, yakni satu sendok logam, satu buah besi, satu buah korek api kayu, satu pecahan keramik, satu engsel pintu, dua paku, dua Cukur manual dan satu alat pengisi daya baterai. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan aman tanpa gangguan berarti.

 

Kasubsi Kamtib, Donny D. Lekatompessy, menyampaikan bahwa pelaksanaan razia di awal Ramadhan menjadi pengingat bagi seluruh petugas untuk tetap waspada. “Di bulan suci ini, kita ingin suasana lebih tenang dan tertib. Karena itu, pengawasan harus tetap maksimal supaya tidak ada celah yang bisa mengganggu keamanan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa razia juga menjadi ajakan bagi warga binaan untuk bersama-sama menjaga lingkungan hunian tetap aman.

 

Sementara itu, Kalapas Saparua, Pramuaji Buamonabot, menegaskan bahwa Ramadhan merupakan momentum memperbaiki diri, termasuk dalam hal kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan. “Kami ingin suasana Ramadhan di sini terasa sejuk dan penuh makna. Jika situasi aman dan tertib, pembinaan bisa berjalan lebih fokus, dan warga binaan maupun petugas yang berpuasa dapat menjalani ibadah dengan hati yang lebih tenang,” tuturnya.

 

Sebagai tindak lanjut, seluruh barang hasil razia telah diinventarisir dan didata sesuai ketentuan administrasi. Barang bukti tersebut selanjutnya diamankan untuk dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku, sebagai wujud konsistensi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.