Ambon,CahayaMediaTimur.com-Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) menyatakan komitmen tegas menolak praktik Judi Online dengan menjadi tuan rumah Seminar Natal Nasional yang mengangkat tema bahaya Judi Online terhadap kehidupan sosial dan masa depan generasi muda.
Rektor UKIM Dr. Steve Gerardo Christoffel Gaspersz, M.Si., M.A.,menegaskan, kepercayaan yang diberikan kepada UKIM sebagai host kegiatan nasional ini disambut dengan penuh antusias.
Menurut Gaspersz, seminar tersebut tidak hanya dimaknai sebagai perayaan Natal semata, tetapi menjadi ruang refleksi bersama untuk menggumulkan persoalan sosial serius yang kini mengancam eksistensi keluarga dan masyarakat, ujarnya.
> “Ia mengatakan, Ini bukan sekadar merayakan Natal, tetapi bagaimana kita bersama-sama melihat dan merespons persoalan sosial yang nyata, khususnya dampak Judi Online terhadap keluarga dan generasi muda,” tegas Rektor .
Gaspersz menilai, Judi Online telah menembus berbagai lini kehidupan, mulai dari pemerintahan, masyarakat umum, hingga lembaga pendidikan. Karena itu, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk mengambil peran aktif dalam upaya pencegahan dan penanganannya.
Dalam konteks tersebut, UKIM berkomitmen tidak hanya menyuarakan penolakan terhadap Judi Online, tetapi juga menyiapkan kerangka pemikiran dan solusi yang konstruktif serta berkelanjutan. Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah membangun kesadaran di kalangan mahasiswa terkait dampak fatal Judi Online terhadap masa depan mereka.
> “Bagi mahasiswa, Judi Online sangat berbahaya. Aktivitas akademik akan terganggu, kondisi keuangan juga terdampak. Ini ancaman serius bagi masa depan mereka,” ucapnya.
Melalui Seminar Natal Nasional ini, Rektor UKIM berharap lahir kesadaran kolektif yang menjadi titik awal bagi keberlanjutan program-program nyata dan lebih membumi, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat, dalam memerangi Judi Online.
Selain itu, UKIM juga dijadwalkan menggelar Wisuda pada 16 Desember 2025, dengan jumlah 549 wisudawan dari seluruh fakultas. Karena keterbatasan kapasitas di lingkungan kampus, prosesi wisuda akan dilaksanakan di Gedung Prosesi Polda Maluku, Tantui.
Kegiatan akademik dan sosial ini menegaskan peran UKIM tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam menjawab tantangan sosial yang dihadapi masyarakat Maluku dan Indonesia secara umum.





