Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Maluku Gelar Rapat Anev Bersama Seluruh UPT Pemasyarakatan Maluku

oleh -0 views

Ambon,CahayaMediaTimur.com-Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku, Fifi Firda, melaksanakan rapat analisa dan evaluasi (anev) bidang pelayanan dan pembinaan bersama seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Maluku. Jum’at (19/12)

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya penguatan koordinasi serta peningkatan kualitas layanan dan pembinaan pemasyarakatan.
Rapat anev tersebut membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya kesiapan pelaksanaan pengamanan Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Dalam arahannya, Fifi Firda menekankan pentingnya langkah antisipatif, peningkatan kewaspadaan, serta sinergi antar-UPT guna memastikan situasi Lapas dan Rutan tetap aman, tertib, dan kondusif selama periode Nataru.

Selain itu, rapat juga membahas progres dan percepatan perizinan klinik pada UPT Pemasyarakatan, sebagai bagian dari peningkatan pelayanan kesehatan bagi warga binaan. Fifi Firda mendorong seluruh UPT untuk segera melengkapi persyaratan administrasi dan teknis sesuai ketentuan yang berlaku.

Agenda strategis lainnya meliputi pembahasan sertifikasi halal pada dapur dan produk hasil pembinaan kemandirian, persiapan panen raya dari program ketahanan pangan, serta evaluasi pelaksanaan program rehabilitasi bagi warga binaan, termasuk rehabilitasi pemasyarakatan dan rehabilitasi penyalahgunaan narkoba.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tual, Nurchalis, menyampaikan komitmennya dalam mendukung seluruh kebijakan dan program yang telah dibahas dalam rapat tersebut. Menurutnya, penguatan koordinasi dan evaluasi rutin sangat penting untuk memastikan seluruh program berjalan efektif di tingkat satuan kerja.
“Kami di Lapas Kelas IIB Tual siap menindaklanjuti hasil rapat ini, khususnya dalam meningkatkan kesiapsiagaan pengamanan Nataru 2025, pemenuhan perizinan klinik, serta optimalisasi program pembinaan dan rehabilitasi bagi warga binaan. Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang aman, tertib, dan humanis,” ujar Nurchalis.

Melalui rapat analisa dan evaluasi ini, diharapkan seluruh UPT Pemasyarakatan di wilayah Maluku dapat menyamakan persepsi, meningkatkan kinerja, serta memperkuat sinergi dalam memberikan pelayanan dan pembinaan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pemulihan serta reintegrasi sosial warga binaan.