Kadis PTSP SBB Bantah Informasih yang Menyebut Dirinya Memiliki Ekskavator

oleh -0 views

Piru,CahayaMediaTimur.com-Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Achmad Wahyudi, membantah informasi yang menyebut dirinya sebagai pemilik ekskavator yang melakukan aktivitas di kawasan Sungai Ruwapa, Desa Kairatu, Kabupaten SBB.

 

Bantahan tersebut disampaikan Wahyudi menyusul beredarnya informasi mengenai dugaan aktivitas ilegal sebuah ekskavator di kawasan Wai Ruwapa Kairatu. Dalam informasi tersebut, namanya disebut-sebut sebagai salah satu pihak yang memiliki alat berat yang sedang beroperasi di lokasi tersebut.

 

Kepada media ini melalui sambungan telepon pada Selasa (11/8/2025), Achmad Wahyudi dengan tegas menyatakan bahwa informasi mengenai kepemilikan ekskavator tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

 

“Informasi yang menyatakan bahwa saya adalah salah satu pemilik ekskavator yang beroperasi di Wai Ruwapa Kairatu adalah tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta yang ada,” tegas Wahyudi.

 

Ia mengaku mengetahui adanya informasi tersebut setelah kabar mengenai kepemilikan ekskavator itu beredar di publik. Menurutnya, informasi tersebut membuat dirinya perlu memberikan klarifikasi agar informasi yang berkembang di tengah masyarakat tidak menimbulkan kesalahpahaman.

 

“Ada informasi, bahkan sudah ada yang publikasi lewat salah satu media, bahwa saya punya ekskavator yang beroperasi di Kairatu. Saya mau sampaikan bahwa itu tidak benar,” ujar Wahyudi.

 

Dirinya mengaku cukup terkejut ketika mengetahui namanya dikaitkan dengan kepemilikan alat berat yang beroperasi di kawasan Sungai Ruwapa. Pasalnya, Wahyudi menyebut dirinya tidak memiliki ekskavator sebagaimana informasi yang beredar.

 

“Saya kaget, dari mana mereka punya informasi kalau saya pemilik ekskavator? Bahkan mereka sebut informasi terpercaya, itu yang bikin tambah bingung,” jelasnya.

 

Menurut Wahyudi, penyebutan namanya sebagai pemilik ekskavator harus diluruskan karena informasi tersebut menyangkut dirinya secara langsung. Ia menilai informasi yang tidak didasarkan pada fakta dapat menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.

 

Ia pun menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki hubungan kepemilikan dengan ekskavator yang disebut sedang melakukan aktivitas di kawasan Wai Ruwapa, Kairatu. Karena itu, ia meminta agar informasi mengenai dirinya tidak disampaikan tanpa dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Wahyudi berharap klarifikasi yang disampaikannya dapat menjadi penjelasan kepada publik sekaligus meluruskan informasi mengenai dugaan kepemilikan ekskavator tersebut. Ia menegaskan kembali bahwa dirinya tidak pernah menyatakan atau mengakui sebagai pemilik alat berat yang beroperasi di kawasan Sungai Ruwapa, Desa Kairatu