Kakanwil Ditjenpas Maluku Hadiri Sertijab Kepala Lapas Perempuan Kelas III Ambon

oleh -0 views

Ambon,CahayaMediaTimur.com-Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku menghadiri acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon yang berlangsung khidmat di Kota Ambon, Senin (29/12).

Sertijab tersebut menandai peralihan kepemimpinan dari Nona Ahmad, yang resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ternate, kepada Astrid Fifi Handayani selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lapas Perempuan Kelas III Ambon.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh mitra strategis Ditjenpas, antara lain unsur TNI dan Polri, Kepala BRI, Kementerian Agama Kota Ambon, serta mitra Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP). Selain itu, hadir pula para Pejabat Administrator Kanwil Ditjenpas Maluku dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kota Ambon, sebagai bentuk dukungan terhadap kesinambungan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Ditjenpas Maluku menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Nona Ahmad selama memimpin Lapas Perempuan Kelas III Ambon, serta berharap capaian positif yang telah diraih dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan oleh pejabat selanjutnya.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku menegaskan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan upaya penyegaran manajerial guna meningkatkan kinerja pemasyarakatan. “Serah terima jabatan ini bukan sekadar pergantian pejabat, tetapi merupakan bagian dari proses pembinaan karier serta bentuk kepercayaan pimpinan terhadap sumber daya manusia pemasyarakatan. Saya mengapresiasi dedikasi dan kinerja Ibu Nona Ahmad selama menjabat sebagai Kepala Lapas Perempuan Kelas III Ambon, yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga keamanan, meningkatkan pembinaan kepribadian dan kemandirian warga binaan, serta membangun sinergi yang baik dengan para stakeholder,” ujar Kakanwil.

Lebih lanjut, Kakanwil menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas pemasyarakatan tidak dapat terlepas dari kerja sama dan dukungan berbagai pihak, baik internal maupun eksternal.
“Pemasyarakatan tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, perbankan, Kementerian Agama, serta mitra pelatihan vokasi seperti BPVP. Sinergi inilah yang menjadi kunci dalam menciptakan program pembinaan yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi warga binaan,” tambahnya.

Kepada pejabat yang baru, Kakanwil berpesan agar amanah yang diberikan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme.
“Saya berharap Ibu Astrid Fifi Handayani dapat melanjutkan serta meningkatkan program-program positif yang telah berjalan. Bangun komunikasi yang baik dengan seluruh jajaran, kedepankan kepemimpinan yang humanis, serta pastikan seluruh tugas dan fungsi pemasyarakatan dilaksanakan sesuai aturan dan nilai-nilai organisasi. Jadikan Lapas Perempuan Kelas III Ambon sebagai satuan kerja yang aman, tertib, dan produktif,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Kakanwil mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan komitmen dalam mendukung reformasi birokrasi di lingkungan Ditjenpas.
“Saya mengajak seluruh jajaran pemasyarakatan di Kota Ambon untuk terus bekerja dengan integritas, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat pembinaan bagi warga binaan. Dengan kerja sama dan dedikasi bersama, kita dapat mewujudkan pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kemanusiaan,” pungkas Kakanwil.

Sementara itu, Nona Ahmad dalam pernyataannya mengungkapkan rasa terima kasih atas kerja sama dan dukungan seluruh jajaran serta para mitra selama masa kepemimpinannya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai, mitra TNI-Polri, stakeholder, serta pemerintah daerah yang selama ini telah bersinergi mendukung pelaksanaan pembinaan di Lapas Perempuan Kelas III Ambon. Semoga ke depan Lapas ini semakin maju dan mampu memberikan pembinaan yang bermanfaat bagi warga binaan,” ujar Nona.

Di kesempatan yang sama, Astrid Fifi Handayani menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program kerja yang telah berjalan serta memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Saya siap mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas Kepala Lapas Perempuan Kelas III Ambon. Dengan dukungan jajaran dan sinergi bersama para mitra, kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan, pelayanan, dan keamanan, sejalan dengan kebijakan Ditjenpas,” tegas Astrid.

Acara Sertijab ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan komitmen bersama dalam mewujudkan pemasyarakatan yang semakin PASTI dan berorientasi pada pembinaan yang humanis serta produktif.