Kanwil Ditjenpas Maluku Perkuat Layanan Gizi melalui Dapur Sehat BESTI

oleh -0 views

Ambon,CahayaMediaTimur.com-Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Maluku terus memperkuat kualitas layanan pemasyarakatan melalui penerapan Dapur Sehat BESTI (Bersih, Efisien, Sehat, Tertib, dan Inovatif) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon. Inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pemenuhan kebutuhan makanan yang higienis, bergizi, dan layak bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

 

Kepala Kanwil Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menegaskan bahwa penguatan tata kelola penyelenggaraan makanan merupakan bagian penting dalam pemenuhan hak dasar warga binaan sekaligus peningkatan kualitas pelayanan Pemasyarakatan.

“Dapur Sehat BESTI ini adalah simbol perubahan mendasar dalam pelayanan kita. Saya berharap seluruh jajaran tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang ada, melainkan menjadikannya motivasi untuk terus berinovasi dan menjaga integritas. Kita harus memastikan pelayanan pemasyarakatan di Maluku semakin profesional, berintegritas, dan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat serta Warga Binaan,” ujar Ricky.

 

Penerapan Dapur Sehat BESTI tidak hanya berorientasi pada ketersediaan fasilitas pengolahan makanan, tetapi juga mencakup penguatan standar kebersihan, keamanan pangan, efisiensi pengelolaan, serta pemenuhan kebutuhan gizi warga binaan. Setiap tahapan, mulai dari pengadaan bahan makanan, pengolahan hingga distribusi, diarahkan agar terlaksana secara tertib dan sesuai standar yang ditetapkan.

 

Upaya tersebut sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi yang menempatkan standardisasi dapur pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan sebagai bagian penting dalam peningkatan kualitas layanan. Pengelolaan dapur diharapkan mampu menjamin hak warga binaan memperoleh makanan yang memenuhi standar gizi sekaligus mendukung penerapan higiene dan sanitasi dalam penyelenggaraan makanan.

 

Di sisi lain, Dapur Sehat BESTI juga membuka ruang bagi pemberdayaan warga binaan yang telah melalui asesmen dan memiliki keterampilan di bidang tata boga. Dengan pengawasan petugas dan penerapan ketentuan yang berlaku, keterlibatan tersebut dapat menjadi sarana pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan kerja yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat.

 

Pelaksana Tugas Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry Persulessy, menyampaikan bahwa pengelolaan Dapur Sehat BESTI merupakan bagian dari komitmen jajarannya untuk melakukan pembenahan layanan secara berkelanjutan.

“Hadirnya Dapur Sehat BESTI merupakan hasil kerja keras bersama seluruh petugas yang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Ini bukanlah akhir dari tujuan kami, melainkan dorongan untuk terus melakukan pembenahan, menjaga mutu higienis, serta memastikan penyelenggaraan makanan bagi Warga Binaan selalu memenuhi standar gizi yang optimal,” ungkap Jefry.

 

Melalui penerapan Dapur Sehat BESTI, Kanwil Ditjenpas Maluku mendorong Rutan Ambon untuk terus menjaga konsistensi kualitas penyelenggaraan makanan. Pemenuhan gizi yang baik dan pengelolaan makanan yang higienis diharapkan dapat mendukung kesehatan warga binaan sekaligus menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.

 

Kanwil Ditjenpas Maluku berkomitmen menjadikan pemenuhan hak dasar warga binaan sebagai bagian dari penguatan transformasi layanan Pemasyarakatan. Inovasi dan peningkatan standar layanan akan terus didorong untuk mewujudkan pelayanan yang profesional, berintegritas, dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.