Ambon,CahayaMediaTimur.com-Kekecewaan Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, atas absennya sejumlah kepala desa dan raja dalam program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon Jumpa Rakyat (WAJAR) pekan lalu, akhirnya terobati.
Dalam pelaksanaan WAJAR yang digelar kembali pada hari ini, Jumat (10/10/2025) di Balai Kota Ambon para pemimpin negeri dan desa mulai menunjukkan komitmen mereka.
Berdasarkan pantauan media ini terlihat hadir di lokasi antara lain Raja Negeri Batu Merah, Kades Poka, Raja Negeri Hutumury, Raja Negeri Latuhalat, Raja Negeri Ema, Kades Nania, Kades Negeri Lama, Kades Hunut dan Raja Negeri Rutong yang di wakili Kaur Pemerintahan.
Kehadiran para raja dan kepala desa ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah di tingkat bawah mulai aktif merespons kebutuhan warganya.
Melalui program WAJAR, mereka tidak hanya datang mendengar keluhan masyarakat, tetapi juga ikut mencari solusi langsung di lapangan.
Kini, harapan itu mulai terlihat nyata. Pertemuan antara pemerintah kota dan pemimpin negeri/desa di bawah program WAJAR menjadi ruang dialog terbuka antara rakyat dan pemimpin mereka. Dari forum inilah diharapkan lahir keputusan cepat, konkret, dan berpihak pada masyarakat.
Dengan kehadiran para raja dan kades, WAJAR bukan sekadar program tatap muka, tapi panggilan tanggung jawab moral untuk kembali dekat dengan rakyatnya.




