Ambon, CahayaMediaTimur.com-Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat profesionalisme aparatur di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro memberikan penguatan pelaksanaan Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat (PKP) dan Ujian Dinas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun Anggaran 2025. Bertempat di UPT BKN Ambon,Rabu (10/12)
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk memastikan seluruh pegawai memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan organisasi, sekaligus merupakan komitmen berkelanjutan untuk mewujudkan aparatur berintegritas.
Mengusung tema “Bergerak Prima, Pelayanan Luar Biasa”, kegiatan tersebut menjadi wadah penting dalam membangun semangat perubahan, inovasi, dan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, dan berorientasi pada kualitas. Tema ini dipilih sebagai representasi transformasi kinerja di lingkungan pemasyarakatan dan keimigrasian, di mana aparatur dituntut mampu menghadirkan layanan prima dengan standar profesionalisme yang tinggi.
Dalam arahannya, Kepala Kanwil Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro menegaskan bahwa Ujian PKP dan Ujian Dinas bukan sekadar tahapan administratif, melainkan proses evaluasi mendalam terhadap kompetensi, integritas, dan kesiapan pegawai dalam menghadapi kompleksitas tugas di era modern. “Setiap pegawai harus terus meningkatkan kompetensinya. Tantangan ke depan semakin beragam, sehingga kita memerlukan aparatur yang adaptif, responsif, dan memiliki integritas tinggi. Semangat ‘Bergerak Prima, Pelayanan Luar Biasa’ harus diinternalisasi dalam setiap aspek pekerjaan,” ujarnya.
Ricky juga menekankan pentingnya pelaksanaan ujian yang objektif, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, keberhasilan proses ini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan dan keimigrasian, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi.
Dalam kesempatan yang sama, Sarwono, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Maluku, turut memberikan penguatan kepada seluruh peserta ujian. Ia menyampaikan bahwa persiapan administrasi, pendataan peserta, serta kelancaran teknis pelaksanaan ujian merupakan hal krusial yang harus dilakukan secara profesional dan tertib.
“Bagian Tata Usaha dan Umum berkomitmen penuh memastikan seluruh rangkaian Ujian PKP dan Ujian Dinas Tahun Anggaran 2025 berjalan lancar, tertib, dan sesuai standar. Kami memastikan setiap peserta mendapatkan informasi yang jelas dan dukungan administrasi yang maksimal. Ujian ini bukan hanya tentang kenaikan pangkat, tetapi tentang peningkatan kapasitas aparatur yang nantinya akan berdampak pada kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sarwono.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai momentum memperkuat pengetahuan dan kemampuan. “Kita ingin membangun SDM yang unggul, bukan hanya mampu menjalankan tugas, tetapi mampu melahirkan inovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi organisasi,” tambahnya.
Kegiatan penguatan ini diikuti oleh para pegawai dari berbagai satuan kerja di lingkungan Pemasyarakatan dan Imigrasi Maluku yang telah dipersiapkan untuk mengikuti proses ujian dengan standar penilaian yang ketat dan berorientasi pada kompetensi. Melalui pembekalan tersebut, diharapkan peserta memiliki pemahaman komprehensif mengenai mekanisme ujian, tata tertib, hingga etika pelaksanaannya.
Dengan berlangsungnya kegiatan penguatan ini, Kanwil Ditjen Pemasyarakatan dan Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku menegaskan komitmennya dalam membangun SDM yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas. Transformasi aparatur diharapkan dapat membawa perubahan signifikan, baik dalam tata kelola organisasi maupun pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan ini menandai langkah nyata Ditjen Pemasyarakatan dalam mewujudkan pelayanan yang prima, modern, dan berkelanjutan sejalan dengan spirit “Bergerak Prima, Pelayanan Luar Biasa.”




