Kesadaran Masyarakat Membayar Pajak,Ongko Tuya Sebagai Teladan Patut Diapresiasi

oleh -0 views

Buru,CahayaMediaTimur.com-Di tengah upaya pemerintah daerah meningkatkan kesadaran pajak dan memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD), sosok pengusaha dari Kabupaten Buru, Ongko Tuya, muncul sebagai teladan yang patut diapresiasi. Pengusaha yang memiliki nama lengkap Hongdiyanto Fredy ini menunjukkan bahwa kesuksesan dalam dunia usaha dapat berjalan beriringan dengan tanggung jawab terhadap negara dan daerah.

 

Langkah yang diambil Ongko Tuya tidak biasa. Tanpa menunggu pemeriksaan atau penagihan, ia secara sadar dan proaktif melaporkan kepemilikan sembilan unit alat berat yang dimilikinya kepada Badan Pendapatan Provinsi Maluku untuk dikenakan pajak sesuai ketentuan. Tindakan sederhana namun bermakna besar ini menunjukkan bahwa kepatuhan pajak bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan juga bentuk kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

 

Apresiasi pun datang langsung dari pemerintah daerah. Kepala Badan Pendapatan Provinsi Maluku, Djalaludin Salampessy, bersama Sekretaris Badan Pendapatan Zulhaida Latuconsina dan jajaran staf, secara khusus mengunjungi kediaman Ongko Tuya di Namlea, Kabupaten Buru.

 

Kunjungan tersebut bukan sekadar seremonial, tetapi simbol penghargaan atas sikap tanggung jawab yang jarang ditemui.

 

Apapun langkah Ongko Tuya bahkan disebut sebagai yang pertama dilakukan secara sukarela oleh pengusaha di wilayah tersebut. Informasi ini disampaikan oleh Kepala UPT Buru, Nurkia La Ambo, yang menilai tindakan tersebut dapat menjadi pemicu kesadaran baru di kalangan pelaku usaha lainnya.

 

Di tengah berbagai tantangan fiskal daerah, teladan seperti ini sangat berharga. Pemerintah Provinsi Maluku, di bawah arahan Gubernur Hendrik Lewerissa, terus mendorong peningkatan kesadaran wajib pajak sebagai bagian penting dalam memperkuat kemandirian daerah. Kepatuhan yang ditunjukkan Ongko Tuya menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dapat terbangun melalui kesadaran dan kepercayaan.

 

Lebih dari sekadar membayar pajak, apa yang dilakukan Ongko Tuya mencerminkan karakter kepemimpinan dalam dunia usaha: keberanian untuk memberi contoh. Dalam konteks pembangunan daerah, tindakan seperti ini memiliki nilai moral yang tinggi, karena menunjukkan bahwa pengusaha tidak hanya mengambil manfaat dari aktivitas ekonomi, tetapi juga ikut berkontribusi bagi kemajuan masyarakat.

 

Di balik sembilan unit alat berat yang dilaporkan—yang pengelolaannya di lapangan dijalankan oleh Kwan dari Toko Nusantara Baru—tersimpan pesan yang lebih besar: bahwa integritas adalah fondasi utama dalam membangun ekonomi daerah yang sehat.

 

Maluku membutuhkan lebih banyak figur seperti Ongko Tuya. Sosok yang tidak hanya dikenal karena keberhasilan usahanya, tetapi juga karena komitmennya terhadap tanggung jawab sosial dan kewargaan. Jika teladan ini diikuti oleh para pengusaha lain, maka optimisme terhadap peningkatan PAD bukanlah sekadar harapan, melainkan kenyataan yang dapat diwujudkan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.