Saparua,CahayaMediaTimur.com-Kanwil Ditjenpas Maluku, Dalam rangka memastikan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, Lapas Kelas III Saparua melaksanakan kegiatan tes urine bagi petugas dan warga binaan sebagai bentuk penguatan pengawasan internal serta komitmen mendukung program 15 Aksi Kemenimipas. Kegiatan ini dilaksanakan secara terencana dan terkoordinasi guna menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba. Rabu 7/1.
Pelaksanaan tes urine berlangsung di lingkungan Lapas Kelas III Saparua dan dilaksanakan oleh Staf Kesehatan Lapas, Michael Alvian, dengan pendampingan petugas pengamanan. Proses pemeriksaan dilakukan secara tertib dan sesuai prosedur yang berlaku, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan, transparansi, serta menjaga privasi petugas dan warga binaan yang mengikuti pemeriksaan.
Tes urine ini menyasar petugas dan warga binaan yang dipilih secara acak. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah preventif dan deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di dalam lapas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pengawasan internal guna memastikan seluruh petugas dapat menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.
Staf Kesehatan Lapas Kelas III Saparua, Michael Alvian, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta tes urine dinyatakan negatif narkoba. “Dari hasil tes urine yang kami laksanakan terhadap petugas dan warga binaan, seluruhnya menunjukkan hasil negatif narkoba. Ini menandakan tidak adanya indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lapas Saparua,” jelasnya.
Kepala Lapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, menegaskan bahwa pelaksanaan tes urine merupakan bentuk komitmen kuat jajaran Lapas Saparua dalam menjaga integritas dan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman serta kondusif. “Kami berkomitmen untuk menjaga Lapas Saparua tetap bersih dari narkoba. Kegiatan tes urine ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk pengawasan dan upaya pencegahan,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas III Saparua berharap dapat terus memperkuat keamanan dan ketertiban, sekaligus mendukung optimalisasi program pembinaan warga binaan.
Lingkungan lapas yang bebas narkoba diharapkan mampu mendorong terciptanya proses pembinaan yang lebih efektif, berkelanjutan, dan berorientasi pada perubahan perilaku positif.






