Geser,CahayaMediaTimur.com-Hasil panen kangkung hidroponik warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser antusias dibeli masyarakat, salah satu warga, Ibu Wabale, yang tinggal di sekitar Lapas turut datang dan membeli 100 ikat kangkung segar, Rabu (3/6). Larisnya sayuran hidroponik ini membuktikan bahwa program pembinaan kemandirian bidang agribisnis dengan metode hidroponik di Lapas Geser berjalan sukses dan menghasilkan produk berkualitas dan bernilai ekonomis.
Wabale mengaku sangat antusias saat kembali mendengar informasi tentang panen kangkung hidroponik di Lapas Geser. Ia mengatakan Senang sekali rasanya bisa melihat dan menikmati langsung hasil panen dari tetangganya di Lapas.
“Sebagai warga yang tinggal di sekitar Lapas, saya langsung datang ke lokasi untuk membeli kangkung tersebut. Kangkungnya jauh lebih segar, daunnya hijau dan kualitasnya benar-benar bagus, jauh berbeda dengan sayuran biasa. Oleh karenanya, saya tidak ragu untuk langsung memborong 100 ikat kangkung sekaligus hari ini untuk memenuhi konsumsi pasar,” ujarnya.
Wabale berharap program pembinaan keterampilan Lapas Geser terus berlanjut agar warga sekitar bisa terus menikmati sayuran segar sekaligus mendukung proses reintegrasi warga binaan ke tengah lingkungan sosial.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas III Geser menyambut baik respon positif dari masyarakat ini. Menurutnya, program budidaya hidroponik bukan sekadar sarana untuk mengisi waktu luang, melainkan langkah strategis dalam program ketahanan pangan serta pemberian keterampilan agribisnis modern. Keterampilan ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi warga binaan agar dapat kembali produktif dan diterima oleh masyarakat luas setelah bebas nanti.
“Tingginya minat beli masyarakat ini memberikan dampak ganda yang sangat baik. Selain menghasilkan profit yang dapat meningkatkan motivasi dan rasa percaya diri warga binaan, upaya ini juga dinilai sukses membangun hubungan sosial dan meningkatkan citra positif Lapas Geser di mata masyarakat sekitar,” jelasnya.
Lebih lanjut, program pemberdayaan warga binaan dengan metode hidroponik ini juga menjadi wujud nyata komitmen Lapas Geser dalam mendukung program ketahanan pangan yang menjadi program prioritas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Ke depan, Lapas Geser berkomitmen untuk terus mengembangkan program kemandirian ini agar lebih produktif dan bermanfaat bagi semua pihak.





