Lapas Ambon Panen Jagung Manis Sebanyak 150 Kg, Ini Wujud Nyata Dalam Mendukung Ketahanan Pangan

oleh -1 views

AMBON,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Ambon sukses menggelar panen jagung manis sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional, Kamis (17/07/2025).

Kegiatan panen dilaksanakan di lahan pertanian milik Lapas yang berfungsi sebagai sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), menghasilkan sebanyak 150 kilogram jagung manis. Proses budidaya hingga panen dilakukan oleh warga binaan kelompok tani dengan pendampingan langsung dari petugas lapas, dalam pengawasan ketat demi memastikan kualitas dan produktivitas hasil pertanian.
Panen dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Ambon, Herliadi, didampingi oleh pejabat struktural, staf pegawai, dan melibatkan aktif warga binaan. Program ini dirancang untuk membekali warga binaan dengan keterampilan bercocok tanam yang dapat menjadi bekal hidup pasca masa pembinaan, serta ikut mendukung penyediaan pangan bagi lingkungan lapas maupun masyarakat sekitar.

Menurut Kalapas Herliadi, kegiatan ini mencerminkan strategi pemasyarakatan yang berorientasi pada pemberdayaan dan partisipasi produktif warga binaan. “Program pertanian jagung ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan internal, tetapi juga turut memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan. Hasil panen yang melimpah dapat dipasarkan ke masyarakat sehingga memberikan nilai ekonomi positif bagi warga binaan dan lembaga,” ujarnya.

Salah satu warga binaan, mengungkapkan rasa bangganya bisa terlibat dalam kegiatan ini. “Saya merasa lebih berarti karena ikut berkontribusi langsung dalam kegiatan yang nyata. Saya belajar banyak tentang cara bertani, dan ini memberi harapan bahwa setelah saya bebas nanti, saya punya keterampilan yang bisa dimanfaatkan,” katanya dengan semangat.

Warga binaan lainnya juga menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan suasana positif dan membangun rasa kebersamaan. “Kami merasa dihargai dan dipercaya, itu penting bagi kami. Bertani bukan hanya soal panen, tapi soal proses, kerja sama, dan belajar untuk hidup lebih baik,” ujar salah satu anggota kelompok tani lapas Ambon.

Kegiatan panen ini juga merupakan bagian dari rangkaian implementasi program ketahanan pangan nasional yang digagas oleh Presiden dan Wakil Presiden RI, serta mendukung akselerasi kebijakan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dalam pemberdayaan warga binaan melalui inovasi pertanian.
Sinergi antara Lapas Ambon, Dinas Pertanian, dan partisipasi aktif warga binaan menjadi pilar utama kesuksesan program ini. Keberhasilan panen raya jagung ini menegaskan bahwa lapas bukan hanya tempat pembinaan, melainkan juga pusat pemberdayaan yang nyata dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Dengan semangat berkelanjutan, Lapas Ambon berkomitmen untuk terus mengembangkan model pertanian produktif, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas hidup warga binaan secara holistik. Panen ini menjadi momentum strategis untuk mempererat kolaborasi lintas instansi dalam menjalankan program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.