Lapas Dobo Terus Berkomitmen Berikan Pembinaan bagi Warga Binaan

oleh -3 views

Dobo,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dobo terus berkomitmen dalam memberikan pembinaan kepribadian kepada warga binaan sebagai bagian dari proses pemasyarakatan. Salah satu bentuk pembinaan yang secara rutin diberikan adalah pembinaan kerohanian bagi warga binaan sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing, Selasa(15/09/206).

Pembinaan kerohanian dilaksanakan bagi warga binaan beragama Kristen maupun yang beragama Islam dengan melibatkan petugas Bimas dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Aru.

 

Kegiatan ini menjadi wadah bagi warga binaan untuk meningkatkan keimanan, memperdalam pemahaman keagamaan, serta membangun sikap dan perilaku mereka yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan di Lapas.

Bagi yang beragama Kristen, kegiatan pembinaan dilaksanakan melalui ibadah dan penyampaian renungan yang mengarahkan mereka untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, pengampunan, dan kehidupan yang baik dalam keseharian.

 

Sementara itu, warga binaan Muslim mengikuti pembinaan keagamaan berupa ceramah agama mengenai akhlak yang benar, disampaikan langsung oleh petugas Bimas Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Aru.

Kepala Lapas Dobo, Pieter Jan Lessy, menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepribadian warga binaan selama menjalani masa pidana.

“Pembinaan bukan hanya bagaimana warga binaan menjalani kehidupan di dalam Lapas, tetapi juga bagaimana mereka mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat. Melalui pembinaan kerohanian, kami berharap mereka dapat semakin memperkuat keimanan, membangun karakter yang lebih baik, serta menjadikan masa pembinaan ini sebagai kesempatan untuk melakukan perubahan positif,” ujar Pieter.

 

Lebih lanjut, Kalapas menegaskan bahwa Lapas Dobo akan terus bersinergi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Aru dalam mendukung pelaksanaan pembinaan kepribadian bagi warga binaan.

“Harapan kami, nilai-nilai keagamaan yang diterima selama mengikuti pembinaan dapat menjadi bekal bagi mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, baik selama berada di Lapas maupun ketika nantinya kembali berkumpul bersama keluarga dan masyarakat,” tambahnya.

Pelaksanaan pembinaan kerohanian ini diharapkan tidak hanya memberikan penguatan spiritual, tetapi juga mampu mendorong perubahan sikap, meningkatkan kesadaran diri, serta menumbuhkan semangat warga binaan untuk memperbaiki diri. Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Lapas Dobo berupaya mewujudkan proses pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada perubahan perilaku serta kesiapan warga binaan untuk kembali ke masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.