Lapas Namlea Fasilitasi Asesmen Layanan Bankum Litigasi Kemenkum Maluku

oleh -3 views

Namlea,CahayaMediaTimur.com-Sejumlah warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea mengikuti kegiatan pengambilan kuesioner asesmen kualitas layanan bantuan hukum (bankum) litigasi dari Panitia Pengawas Daerah (Panwasda) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Maluku, Senin (30/3).

 

Kegiatan yang dilakukan sebagai fungsi pengawasan Kemenkum Maluku terhadap pos bankum desa di Kabupaten Buru itu disambut hangat Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy lewat kunjungan yang dilakukan Kepala Divisi Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum, La Margono beserta Penyuluh Hukum Ahli Pertama Kanwil Kemenkum Maluku, M. Idrus Nurbaty.

 

“Layanan bankum merupakan salah satu hak warga binaan yang berperan vital dalam proses peradilannya hingga selesai. Oleh karena itu, kami siap mengikutsertakan warga binaan untuk mengikuti pengambilan data dari penyuluh hukum kanwil kemenkum Maluku,” ucap Marasabessy.

 

Dari kegiatan tersebut, Ia mengharapkan Kemenkum Maluku dapat mengoptimalkan kinerja pos bankum di wilayah Kabupaten Buru agar pemenuhan layanan bankum dapat terpenuhi secara optimal khususnya kepada warga binaan Lapas Namlea. “Kami harap pemberian layanan bankum kedepannya dapat lebih efektif, lebih terarah, dan dan maksimal sesuai dengan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011,” harapnya.

 

Pada kesempatan ini, 3 warga binaan Lapas Namlea dijadikan responden untuk menilai kepuasan layanan bankum yang diberikan sepanjang menjalani proses pidana.

 

“Secara umum, setiap pertanyaan yang kami ajukan kepada warga binaan antara lain kemudahan selama mengakses bankum dan pendampingan selama layanan diberikan. Hasilnya nanti untuk mengukur sejauh mana kualitas layanan pos bankum di setiap daerah,” jelas beserta Penyuluh Hukum Ahli Pertama Kanwil Kemenkum Maluku, M. Idrus Nurbaty.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.