Piru,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dengan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pengunjung, Senin (26/01). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Seksi Perawatan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan publik sekaligus upaya meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan.
Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, serta konsultasi kesehatan ringan. Sejak pagi hari, para pengunjung tampak antusias memanfaatkan layanan tersebut, terutama karena aktivitas harian yang padat sering kali membuat mereka jarang melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Perawat Lapas Piru, Ns. Suryani, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat. “Melalui layanan ini, kami ingin memastikan bahwa para pengunjung tetap sehat dan sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala,” ujarnya.
Kepala Subseksi Perawatan Lapas Piru, Williams Lelepary, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pelayanan yang berorientasi pada kemanusiaan. “Kami tidak hanya fokus pada pembinaan Warga Binaan, tetapi juga memberikan perhatian kepada masyarakat yang berinteraksi langsung dengan lapas, termasuk para pengunjung,” katanya.
Salah satu pengunjung, Martha Siwalette, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan tersebut. “Kegiatan ini sangat membantu kami. Jujur saja, kami jarang melakukan pengecekan kesehatan karena kegiatan sehari-hari yang padat, sehingga layanan gratis seperti ini sangat bermanfaat,” tuturnya.
Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta menegaskan komitmen lembaganya dalam mendukung kebijakan pemerintah. “Pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan bentuk pelayanan publik yang nyata sekaligus dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya program layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan bakti sosial bagi masyarakat di sekitar unit pelaksana teknis imigrasi dan pemasyarakatan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Hery menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus diupayakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari transformasi layanan pemasyarakatan yang semakin humanis, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Lapas Piru tidak hanya memperkuat hubungan dengan masyarakat, tetapi juga menunjukkan bahwa institusi pemasyarakatan hadir sebagai mitra pelayanan publik yang peduli terhadap kesehatan dan kesejahteraan lingkungan sekitarnya.
