Lapas Piru Panen 287 Jagung Manis dan 13,5 Kg Terong, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

oleh -0 views

Piru,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru kembali tunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan nasional. Pada Selasa (3/3), Lapas Piru laksanakan panen hasil kebun kemandirian Warga Binaan dengan total 287 jagung dan 13,5 kilogram terong.

 

Panen dilaksanakan di kebun kemandirian dan melibatkan langsung para Warga Binaan yang selama ini aktif mengikuti program pembinaan kerja. Seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan tertib dan aman di bawah pengawasan petugas.

 

Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Ode Mustafa, menjelaskan kegiatan ini merupakan pembinaan keterampilan berkelanjutan. “Program pertanian ini bukan sekadar aktivitas rutin, tetapi sarana pembelajaran nyata bagi Warga Binaan. Mereka dilatih mulai dari pengolahan lahan, perawatan tanaman, hingga panen. Harapannya, keterampilan ini menjadi bekal produktif saat mereka kembali ke masyarakat,” harapnya.

 

Salah satu Warga Binaan berinisial H menyampaikan rasa syukurnya dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. “Saya merasa bangga bisa ikut menanam sampai panen. Kegiatan ini membuat saya lebih semangat dan memberi harapan bahwa setelah bebas nanti, saya bisa memanfaatkan ilmu ini untuk bekerja atau bertani,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan hasil panen akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan dapur Lapas dan sebagian dijual sebagai bentuk produktivitas program. “Kami berkomitmen terus mengembangkan program yang berdampak positif, baik bagi Warga Binaan maupun masyarakat,” tegasnya.

 

Panen ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap Program 15 Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian Warga Binaan. Melalui kegiatan ini, Lapas Piru terus memperkuat perannya sebagai institusi Pemasyarakatan yang tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga berkontribusi nyata dalam mendukung program pemerintah serta membangun sumber daya manusia yang lebih mandiri dan produktif.