Langgur,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual, Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H dengan penuh khidmat. Acara yang dipusatkan di Aula Karel Sadsuitubun Lapas Kelas IIB Tual ini tidak hanya menjadi ajang refleksi spiritual, tetapi juga menjadi momen bersejarah bagi enam orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang resmi diwisuda sebagai lulusan Khatmil Qur’an, Rabu (21/1/2026).
Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak penting untuk memberikan dukungan moral kepada para warga binaan, di antaranya: Kepala Kantor Kemenag Maluku Tenggara (Malra), Kepala KUA Kecamatan Kei Kecil, Penyuluh Agama dari lingkungan Kemenag, Keluarga Warga Binaan yang hadir untuk menyaksikan langsung keberhasilan anggota keluarga mereka dalam mengkhatamkan Al-Qur’an.
Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengusung tema Mendalami Perjalanan Isra Mi’raj Untuk Memperkuat Iman dan Taqwa. Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur, dalam sambutannya menekankan bahwa perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW harus dimaknai sebagai pengingat bagi seluruh warga binaan bahwa perubahan menuju pribadi yang lebih baik adalah hal yang sangat mungkin dilakukan.
“Isra Mi’raj adalah simbol perjalanan dari kegelapan menuju cahaya. Kami berharap momentum ini menjadi titik balik bagi rekan-rekan warga binaan untuk memperbaiki hubungan dengan Sang Pencipta dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat dengan akhlak yang baru,” ujar Nurchalis.
Puncak acara ditandai dengan prosesi Wisuda Khatmil Qur’an. Sebanyak enam warga binaan tampak haru saat menerima piagam penghargaan setelah berhasil menuntaskan bacaan Al-Qur’an 30 juz selama menjalani masa pembinaan.
Keberhasilan ini merupakan hasil dari program pembinaan kepribadian berkelanjutan yang diterapkan di Lapas Tual. Program ini bertujuan memberantas buta aksara Al-Qur’an dan memperdalam pemahaman agama sebagai bekal mental spiritual warga binaan.
Selain prosesi wisuda, acara juga diisi dengan: Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Pegawai Lapas Tual, Tausiyah Agama yang membawakan pesan tentang pentingnya menjaga Sholat lima waktu sebagai tiang agama dan sarana disiplin diri, Doa Bersama untuk keselamatan dan kedamaian seluruh petugas serta warga binaan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memberikan apresiasi tinggi kepada 6 warga binaan yang berhasil menyelesaikan hafalan atau pembacaan Al-Qur’an (Khatmil Qur’an). Hal ini dianggap sebagai bukti nyata bahwa pembinaan kepribadian di Lapas Tual berjalan efektif dan produktif.
“Wisuda ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol keberhasilan pembinaan keagamaan. Kehadiran keluarga memberikan dampak emosional yang besar, menunjukkan bahwa dukungan sosial sangat penting dalam proses reintegrasi warga binaan ke masyarakat nantinya,” Ucap Ricky.
