Lapas Tual Resmi Gandeng Pihak Ketiga, Siap Transformasi Jadi Pusat Percetakan Produktif

oleh -8 views

Langgur,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual, Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Hal ini dibuktikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Lapas Tual dengan mitra pihak ketiga terkait pengelolaan unit bisnis percetakan, Sabtu (14/2/2026).

Proses penandatanganan yang berlangsung di Ruang Kepala Lapas Kelas IIB Tual ini menjadi tonggak baru dalam upaya optimalisasi bengkel kerja. Kerja sama ini bertujuan untuk menghadirkan peralatan modern serta pendampingan tenaga ahli guna meningkatkan kualitas produk percetakan yang dihasilkan oleh para warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur menyatakan bahwa langkah ini merupakan strategi untuk memastikan program pembinaan tidak hanya bersifat formalitas, tetapi juga memiliki nilai ekonomis dan daya saing di pasar luar.

“Kami ingin mencetak warga binaan yang memiliki skill nyata. Dengan adanya dukungan dari pihak ketiga, unit percetakan kita tidak hanya melayani kebutuhan internal, tetapi siap menerima pesanan dari instansi pemerintah maupun masyarakat umum di wilayah Maluku Tenggara dan Kota Tual.”

Beberapa poin krusial yang disepakati dalam MoU tersebut meliputi: Pihak ketiga akan memberikan pelatihan intensif mengenai pengoperasian mesin cetak digital dan desain grafis, Memastikan ketersediaan material berkualitas untuk menjaga standar produksi, Kolaborasi dalam memperluas jejaring pasar agar produk hasil karya warga binaan dapat terserap secara maksimal.

Selain memberikan bekal keterampilan bagi warga binaan, unit bisnis ini diharapkan dapat berkontribusi pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Lebih dari itu, program ini menjadi bagian dari proses reintegrasi sosial, di mana warga binaan dapat memiliki tabungan (premi) dari hasil kerja mereka sebagai modal saat bebas nanti.

Dengan resmi dimulainya kerja sama ini, Lapas Tual kini bertransformasi menjadi salah satu unit pelaksana teknis yang produktif, membuktikan bahwa jeruji besi bukanlah penghalang untuk berkarya secara profesional.