Lessy:Ramadan menjadi pengingat bagi seluruh kader untuk terus Meningkatkan kualitas keimanan dan pengabdian kepada bangsa dan daerah

oleh -0 views

Ambon,CahayaMediaTimur.com-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Maluku menggelar rapat pleno II bertempat di Hotel Kamari Kota Ambon, yang di pimpin langsung Ketua DPD Golkar Maluku, Umar A. Lessy, serta dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama serta pemberian santunan kepada anak-anak yatim di bulan suci Ramadan. Minggu, (15/03/2026).

Adapun kegiatan Rapat pleno tersebut, menjadi bagian dari agenda rutin partai yang tidak hanya membahas berbagai program internal organisasi, tetapi juga memberikan pandangan serta sikap terhadap berbagai persoalan eksternal yang berkembang.

Kepada awak media Lessy menegaskan bahwa Rapat pleno II DPD ini kami rangkaikan dengan buka puasa bersama dan memberikan santunan kepada anak-anak yatim. Dalam suasana Ramadan ini, teman-teman pengurus ingin berbagi dengan kaum duafa dan anak-anak fakir miskin yang hari ini diwakili oleh beberapa anak,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, momentum Ramadan juga menjadi pengingat bagi seluruh kader untuk terus meningkatkan kualitas keimanan dan pengabdian kepada bangsa dan daerah.

“Di bulan Ramadan ini kita harus terus meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, dan yang paling penting pengabdian kita terhadap daerah dan bangsa,” kata Lessy

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pesan moral bahwa partai politik memiliki tanggung jawab untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Kepedulian sosial dinilai sebagai bagian penting dari upaya membangun hubungan yang harmonis antara partai dan masyarakat, ungkap Lessy.

Selain membahas agenda internal, pleno juga menyoroti perkembangan situasi geopolitik global yang dinilai berpotensi berdampak pada kondisi ekonomi dan sosial di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Kata Lessy, kondisi dunia saat ini sedang menghadapi berbagai ketidakpastian, sehingga diperlukan daya tahan dan kesiapan dalam menghadapi dinamika global.

“Dunia hari ini sedang tidak baik-baik saja. Kita membutuhkan resiliensi atau daya tahan yang kuat untuk menghadapi gejolak ekonomi maupun sosial yang terjadi di berbagai belahan dunia,” ujarnya.

Ia juga menyinggung dampak konflik internasional yang mulai dirasakan sejumlah negara, termasuk terkait isu penutupan Selat Hormuz yang berpengaruh terhadap stabilitas ekonomi global.

Dalam kesempatan itu, Umar juga menyinggung kondisi global yang saat ini penuh dinamika dan tantangan, yang menurutnya berpotensi berdampak pada kondisi ekonomi dan sosial di berbagai daerah.

“Kondisi dunia saat ini penuh dinamika, sehingga kita harus memiliki daya tahan yang kuat dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang muncul,” ujarnya.

“Kami yakin kapasitas Presiden dalam memediasi konflik internasional. Mudah-mudahan upaya penyelesaian masalah ini dapat segera tercapai sehingga dampaknya ke negara maupun ke daerah tidak terlalu terasa,” katanya.

Lanjutnya, dalam rapat pleno tersebut juga diputuskan agenda konsolidasi organisasi melalui pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) pada tingkat kabupaten dan kota di Maluku. DPD Golkar menargetkan seluruh Musda kabupaten/kota dapat diselesaikan paling lambat pada April 2026 mendatang.

“Dalam waktu dekat akan diselenggarakan musyawarah daerah di tingkat kabupaten dan kota. Targetnya selesai sampai April Tahun ini. Setelah itu dilanjutkan dengan konsolidasi di tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa saat ini Golkar memprioritaskan konsolidasi internal untuk memperkuat infrastruktur dan suprastruktur partai dari tingkat provinsi hingga ke desa.

Langkah tersebut dinilai penting sebagai persiapan menghadapi agenda politik ke depan, khususnya Pemilu 2029 dan pemilu lokal pada 2031.

“Kami fokus membenahi organisasi dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan hingga desa. Setelah itu baru merumuskan agenda elektoral untuk menyongsong Pemilu 2029 dan pemilu lokal 2031,” jelas Ketua.

DPD Golkar Maluku optimistis partai berlambang pohon beringin itu masih dipercaya masyarakat sebagai penyalur aspirasi rakyat.

“Kami yakin Golkar masih menjadi institusi penyambung aspirasi rakyat. Dengan kepercayaan itu, kami akan terus bekerja keras mengadvokasi dan memfasilitasi kebutuhan masyarakat sehingga kepercayaan itu terus meningkat,” Tutupnya