AMBON,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon melalui petugas kesehatannya turut ambil bagian dalam kegiatan Pertemuan Evaluasi Aplikasi Sarana, Prasarana dan Alat Kesehatan (ASPAK) yang digelar oleh Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Jumat (01/08). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan serta pelaporan data sarana, prasarana, dan alat kesehatan secara optimal melalui sistem ASPAK.
Pertemuan ini diikuti oleh perwakilan fasilitas pelayanan kesehatan dari berbagai instansi, termasuk dari jajaran pemasyarakatan yang memiliki unit layanan kesehatan. Keikutsertaan LPKA Ambon merupakan wujud nyata komitmen lembaga dalam mendukung sistem informasi kesehatan yang transparan, akurat, dan berkesinambungan di lingkungan pembinaan khusus anak.
Dalam sambutannya saat pembukaan acara, Perwakilan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Bapak Hency Kotaletwala, S.Si., Apt., NPH., menyampaikan bahwa ASPAK adalah instrumen penting dalam pengelolaan data fasilitas kesehatan. “ASPAK adalah tulang punggung dalam pengelolaan data fasilitas kesehatan. Evaluasi ini penting agar pelaporan yang dilakukan benar-benar menggambarkan kondisi riil di lapangan,” ujarnya.
Kepala LPKA Kelas II Ambon, Kurniawan Wawondos, menyambut baik keterlibatan petugas LPKA dalam kegiatan ini. “Kegiatan seperti ini sangat penting dalam memperkuat sinergi antara instansi pemasyarakatan dan sektor kesehatan. Kami mendukung penuh implementasi ASPAK untuk memastikan pelayanan kesehatan yang berkualitas di lingkungan LPKA,” ujarnya.
Petugas kesehatan LPKA Ambon, Siti Wulandari, juga menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan evaluasi ini. “Pertemuan ini sangat membantu kami dalam memahami pembaruan data dan tata kelola fasilitas kesehatan di LPKA. Dengan pelatihan ini, kami menjadi lebih percaya diri untuk melakukan input dan validasi data secara benar dan tepat waktu,” ujar Wulan.
Melalui kegiatan ini, LPKA Kelas II Ambon diharapkan semakin siap mendukung integrasi sistem informasi kesehatan nasional, khususnya dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi Anak Binaan Pemasyarakatan.