Langgur,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual, Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku menunjukkan komitmen kuat dalam melaksanakan program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), dengan fokus utama pada aspek kerohanian. Kegiatan ini menjadi bagian integral dari upaya pemulihan diri dan persiapan WBP untuk kembali ke tengah masyarakat.
Kegiatan ini terselenggara berkat sinergi apik antara pihak Lapas Kelas IIB Tual dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Maluku Tenggara. Para penyuluh agama secara rutin datang untuk memberikan siraman rohani, yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan serta menanamkan nilai-nilai toleransi di antara warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur, menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian memegang peran strategis dalam proses rehabilitasi. “Melalui kegiatan ini, kami berharap WBP dapat menemukan makna hidup, menyadari kesalahan, dan memiliki bekal spiritual yang kuat untuk masa depan yang lebih cerah,” ujarnya.
Salah seorang WBP, Arki, mengungkapkan rasa syukurnya. “Siraman rohani ini sangat membantu kami untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan dan menguatkan mental kami di balik jeruji. Kami merasa lebih tenang dan optimis,” katanya.
Ricky Dwi Biantoro, selaku Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku berharap, melalui pembinaan kerohanian yang konsisten ini, para WBP dapat menjalani masa hukuman dengan lebih baik, terhindar dari perilaku negatif, dan siap berintegrasi kembali sebagai anggota masyarakat yang produktif setelah bebas nanti. Pihak Lapas berkomitmen untuk terus menjalankan program pembinaan ini demi mewujudkan semangat pemulihan dan harapan baru bagi WBP.




