Mengantisipasi Penyakit Di Musim Pancaroba,Lapas Bandanaira Komitmen Jaga Kesehatan Warga Binaan

oleh -9 views

‎BANDANAIRA,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira melalui Tim Medis Lapas melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi Warga Binaan dan petugas langsung di blok hunian, Sabtu (26/7). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi beberapa penyakit yang cenderung lebih sering muncul selama masa peralihan musim atau pancaroba, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Influenza, Demam Berdarah Dengue (DBD), dan Alergi Musiman.

‎”Musim pancaroba seringkali membawa tantangan tersendiri bagi kesehatan kita. Periode ini ditandai dengan perubahan cuaca yang tidak menentu, dari panas ke hujan atau sebaliknya, sehingga kondisi lingkungan dapat berubah secara drastis dalam waktu singkat. Perubahan cuaca yang drastis ini, dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat kita lebih rentan terhadap berbagai penyakit,  ungkap Tenaga Medis Lapas, Fitah Donggio.

‎Ia menyebut pemeriksaan kesehatan saat musim pancaroba penting untuk mendeteksi dan mencegah penyakit yang rentan muncul di musim ini.

‎”Hari ini kami turun langsung ke blok hunian untuk melakukan pengecekan tekanan darah, suhu tubuh, dan mendengarkan keluhan-keluhan kesehatan dari Warga Binaan, serta memberikan multivitamin dan memberikan penanganan sesuai keluhan,” katanya.

‎Sementara itu, Kepala Lapas Bandanaira, Mikha menegaskan program ini merupakan komitmen pihaknya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang humanis dan inklusif kepada Warga Binaan.

‎”Pelayanan kesehatan yang kami lakukan tidak hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga pada pencegahan. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan Warga Binaan tetap terpantau dan mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat. Ini adalah langkah yang penting untuk menciptakan lingkungan Lapas yang sehat dan aman,” tegasnya.

‎Salah satu Warga Binaan, Yosi (29), menyambut positif kegiatan ini. “Kami merasa diperhatikan. Petugas medis datang langsung ke blok, mengecek kondisi kami satu per satu. Ini membuat kami lebih tenang dan merasa aman,” ungkapnya.