Panen Cabe Segar, Lapas Wahai Dukung Kemandirian Pangan di Bulan Suci Ramadan

oleh -1 views

Wahai,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai kembali panen hasil pertanian Warga Binaan berupa 2 kilogram cabe segar di kebun produktif Lapas, Jumat (27/2). Panen ini merupakan hasil program pembinaan kemandirian serta bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadan.

 

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyampaikan bahwa kegiatan panen ini merupakan wujud nyata keberhasilan pembinaan kemandirian yang dilaksanakan secara konsisten, sekaligus menghadirkan semangat produktivitas di bulan penuh berkah.

 

“Panen cabe ini merupakan hasil kerja dan pembinaan yang berkelanjutan. Di bulan Ramadan ini, kami ingin menanamkan nilai kedisiplinan, kesabaran, dan tanggung jawab kepada Warga Binaan. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga memberikan keterampilan dan pengalaman kerja sebagai bekal setelah selesai menjalani masa pidana,” ujar Tersih.

 

Ia menambahkan, kegiatan panen tersebut merupakan salah satu dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, yakni kemandirian pangan dengan memanfaatkan lahan tidur milik warga masyarakat.

 

Sementara itu, Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Wahai, Merpaty S. Mouw, menjelaskan bahwa pemanfaatan lahan idle menjadi salah satu upaya optimalisasi sarana untuk program pembinaan yang melibatkan Warga Binaan dalam kerja pertanian di bawah bimbingan Petugas Pembinaan. Sejak tahap pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga masa panen, seluruh proses dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan.

 

“Kegiatan pertanian ini melatih Warga Binaan untuk bekerja secara disiplin, bertanggung jawab, serta produktif. Terlebih di bulan Ramadan, kegiatan ini menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual karena Warga Binaan tetap aktif berkarya sambil menjalankan ibadah puasa. Kami terus berupaya mengembangkan pembinaan kemandirian dengan memaksimalkan lahan yang tersedia,” jelasnya.

 

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, turut beri dukungannya. “Panen cabe hari ini di Lapas Wahai maupun yang mungkin ada di tempat lain merupakan langkah konkret dalam mendukung program ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan Maluku. Saya mengapresiasi jajaran Lapas Wahai yang terus berkomitmen menjalankan pembinaan kemandirian secara produktif dan berkelanjutan,” pujinya.

 

Hasil panen ini dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan internal Warga Binaan terutama dalam menunjang kebutuhan dapur di bulan Ramadan.