Panen Sawi Lagi, Warga Binaan Lapas Saumlaki Tetap Produktif dan Dukung Ketahanan Pangan Nasional

oleh -18 views

SAUMLAKI,CahayaMediaTimur.com-Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Lembaga pemasyarakatan kelas III Saumlaki di bawah Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, melaksanakan panen sayur sawi hasil pembinaan Warga Binaan. Rabu (23/07)

Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kepada warga binaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia.

Kepala Lembaga pemasyarakatan Saumlaki, Ilham, mejelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Lapas Saumlaki dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menjadi sarana edukasi bagi warga binaan.

“Kami ingin memastikan Warga Binaan tetap produktif selama menjalani masa pidana. Program ketahanan pangan ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan di lapas, tetapi juga menjadi bekal keterampilan yang bisa mereka manfaatkan setelah kembali ke masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, “Program pembinaan di bidang pertanian ini sudah berlangsung lama dan sangat efektif. Hasil panennya pun memuaskan. Kami ingin memberikan warga binaan kesempatan untuk belajar bertani secara mandiri,” tambah Ilham.

Kegiatan ini bukan hanya baru sekali, tetapi panen sayur sawi sudah dilakukan berulangkali. Lapas Saumlaki berhasil mengembangkan sistem pertanian terpadu yang edukatif, produktif, dan berkelanjutan.

Seiring dengan itu Kepala Subseksi Pembinaan, Andrey Maspaitella, menyampaikan, “Panen sawi ini adalah wujud nyata dukungan kami terhadap program ketahanan pangan, Kami ingin Lapas Saumlaki tidak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga menjadi contoh bagaimana kita bisa berdaya dalam memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri,” ujar Andrey.

Salah satu Warga Binaan yang terlibat dalam program ini, yang berinisial SM, mengaku senang bisa ikut serta dalam kegiatan berkebun. “Selain belajar keterampilan baru, berkebun juga memberi saya ketenangan dan rasa percaya diri. Semoga hasil panen kami bisa bermanfaat,” ungkapnya.

Melalui pemanfaatan lahan kosong, Lapas Saumlaki membuktikan walaupun dengan keterbatasan lahan, warga binaan tetap bisa menghasilkan sesuatu yang berguna dan pembinaan kemandirian Warga Binaan tetap dapat berjalan efektif dan berdaya guna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.