Papeda Maluku Bikin Antre Panjang di Festival Kuliner Melbourne

oleh -3 views

Ambon,CahayaMediaTimur.com-Makanan khas Maluku mencuri perhatian dalam Indonesian Food Festival 2026 yang digelar di Melbourne, Australia. Papeda dan kuah ikan kuning yang diperkenalkan komunitas Maluku Basudara Melbourne (MBM) sukses menarik minat pengunjung hingga antre panjang.

 

Festival tahunan tersebut dibuka oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia, Siswo Pramono, bersama Konsul Jenderal RI untuk Victoria, Yohanes Djatmiko. Kegiatan ini menjadi ajang promosi kuliner nusantara kepada masyarakat internasional.

 

Ketua MBM, Ina Siwabessy, mengaku bersyukur mendapat kesempatan mempromosikan makanan khas Maluku dalam acara yang diselenggarakan oleh Indonesian Culinary Association of Victoria (ICAV). MBM bahkan diminta secara khusus untuk menampilkan demo memasak papeda di hadapan pengunjung.

“Antusiasme pengunjung sangat tinggi, baik dari warga Indonesia maupun masyarakat asing. Banyak yang penasaran dan akhirnya menyukai papeda,” kata Ina.

 

Keaslian rasa menjadi daya tarik utama. Papeda yang disajikan menggunakan sagu manta yang didatangkan langsung dari Ambon, dipadukan dengan kuah ikan kuning khas Maluku. Demo memasak juga didukung oleh Otty Wenno, warga Maluku yang dikenal ahli dalam kuliner Ambon dan telah lama menetap di Melbourne.

Ini bukan kali pertama MBM menampilkan papeda di festival tersebut. Sebelumnya, mereka juga pernah melakukan demo serupa dan mendapat respons positif. Bahkan, pada gelaran terbaru, banyak pengunjung yang tidak kebagian karena tingginya minat.

 

Menurut Ina, kondisi ini membuktikan bahwa kuliner Maluku memiliki daya saing dan cita rasa yang unik dibandingkan makanan dari daerah lain di Indonesia.

“Kami bangga bisa memperkenalkan papeda ke dunia internasional. Ini kesempatan besar untuk memperluas dikenalinya makanan khas Maluku,” ujarnya.

 

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia di Canberra dan KJRI Melbourne yang terus melibatkan komunitas Maluku dalam berbagai kegiatan promosi budaya.