Saparua,CahayaMediaTimur.com-Kanwil Ditjenpas Maluku, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Saparua kembali melanjutkan kegiatan perawatan tanaman sayuran di area kebun lapas setelah pelaksanaan panen secara bertahap. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung kemandirian pangan di lingkungan pemasyarakatan, sekaligus upaya menjaga produktivitas kebun lapas agar tetap berkelanjutan. Rabu, 28/01.
Kegiatan perawatan kebun dilaksanakan oleh warga binaan yang bertugas sebagai tamping kebun dengan pendampingan petugas pengamanan, mencerminkan sinergi antara petugas dan warga binaan dalam mendukung program pembinaan berbasis produktivitas. Perawatan yang dilakukan meliputi pencabutan rumput liar di sekitar bedeng tanaman serta penyiraman secara rutin guna menjaga kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman sayuran. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut berlangsung tertib dan aman sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Hasil kebun lapas berupa sayur-mayur dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dapur lapas. Pemanfaatan hasil kebun ini tidak hanya mendukung ketersediaan bahan pangan bagi warga binaan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mendorong efisiensi dan kemandirian lapas dalam pengelolaan lahan tidur dan sumber daya yang ada.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, menyampaikan bahwa keberlanjutan perawatan sayur di kebun lapas pascapanen menjadi langkah penting untuk memastikan program pembinaan kemandirian berjalan secara konsisten dan berdaya guna. “Pemanfaatan lahan kebun lapas melalui perawatan yang berkelanjutan ini merupakan wujud nyata dukungan Lapas Saparua terhadap Program Aksi IMIPAS tentang kemandirian pangan. Kami libatkan warga binaan sejak penanaman, perawatan, panen, hingga pascapanen sebagai program pembinaan kemandirian. Dengan begitu, mereka memperoleh pemahaman secara menyeluruh mengenai proses perkebunan agar hasilnya dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.
Area kebun lapas menjadi salah satu sarana pembinaan kemandirian yang terus dioptimalkan oleh Lapas Saparua. Melalui kegiatan ini, warga binaan memperoleh keterampilan praktis di bidang pertanian, sekaligus ditanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan. Perawatan pascapanen juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas lahan dan memastikan siklus tanam berikutnya dapat berjalan dengan baik.
