Saparua,CahayaMediaTimir.com-Kanwil Ditjenpas Maluku, Dalam upaya memastikan kesiapsiagaan pengamanan serta kelayakan sarana keamanan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Saparua melaksanakan kegiatan pengecekan dan perawatan senjata api di Ruang Keamanan dan Ketertiban (Kamtib). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Regu Pengamanan IV bersama Kepala Sub Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasubsi Kamtib), Donny D. Lekatompessy. Jumat, 23/1.
Pengecekan dan perawatan difokuskan pada senjata api yang menjadi perlengkapan standar petugas pengamanan, yakni dua pucuk Pistol Bernardeli, dua pucuk Pistol P3. DA Kaliber 7,65 , serta lima pucuk senjata api laras panjang jenis shot gun kaliber 12 GA Seluruh senjata tersebut merupakan inventaris negara yang penggunaannya diatur secara ketat dan hanya digunakan dalam rangka tugas pengamanan sesuai ketentuan pemasyarakatan.
Kasubsi Kamtib Donny D. Lekatompessy menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pemeliharaan rutin yang tidak bisa diabaikan. Menurutnya, senjata api harus selalu dipastikan dalam kondisi aman dan layak guna mendukung pelaksanaan tugas pengamanan di dalam lapas. “Kalau senjata tidak dirawat dengan baik, risikonya bisa besar. Karena itu kami pastikan kondisinya selalu aman, bersih, dan terkontrol,” ungkapnya.
Ia menambahkan, perawatan berkala juga menjadi bentuk pengawasan internal agar tidak terjadi kelalaian dalam pengelolaan sarana pengamanan. “Yang kami jaga bukan hanya fungsinya, tapi juga cara penyimpanan dan pertanggungjawabannya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Regu Pengamanan IV, Michael Alvian, menjelaskan bahwa proses pengecekan dilakukan secara teliti oleh petugas jaga. Mulai dari pemeriksaan kondisi fisik senjata, kebersihan laras, hingga memastikan mekanisme pengaman berfungsi dengan baik. “Kami lakukan pengecekan satu per satu. Setelah dibersihkan, senjata kami pastikan kembali dalam kondisi aman sebelum disimpan,” ujar Michael.
Menurut Michael, kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi petugas akan tanggung jawab besar dalam mengelola senjata api. “Ini bukan sekadar rutinitas, tapi bagian dari tanggung jawab kami sebagai petugas pengamanan untuk menjaga situasi lapas tetap kondusif,” lanjutnya.
Kalapas Saparua, Pramuaji Buamonabot, menegaskan bahwa kesiapsiagaan pengamanan harus dibangun dari hal-hal mendasar, termasuk perawatan sarana pengamanan. “Keamanan lapas tidak datang begitu saja. Ia dibangun dari disiplin, kepatuhan pada prosedur, dan kesiapan alat yang digunakan petugas,” tuturnya.
Ia juga menekankan bahwa setiap petugas harus memahami batasan dan tanggung jawab dalam penggunaan senjata api. “Kami ingin seluruh jajaran bekerja secara profesional, tenang, dan tidak abai terhadap aturan,” tambahnya.
Melalui kegiatan pengecekan dan perawatan senjata api dinas ini, Lapas Saparua terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus memastikan setiap petugas menjalankan tugas secara profesional, disiplin, dan sesuai aturan.




