Ambon,CahayaMediaTimur.com-Guna meningkatkan percepatan program akselerasi kementerian imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memberikan penguatan kepada seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Maluku terkait pelaksanaan program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Arahan tersebut menekankan optimalisasi pembinaan warga binaan, pemenuhan layanan hak, serta peningkatan keamanan menjelang Idulfitri 2026. Rabu (11/3)
Dalam arahannya, Ricky menegaskan bahwa seluruh jajaran pemasyarakatan di Maluku harus aktif mendukung program pembinaan dan pemberdayaan warga binaan agar menghasilkan karya yang bernilai ekonomi dan bermanfaat bagi masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa berbagai program pembinaan di lembaga pemasyarakatan telah menghasilkan beragam produk karya warga binaan. Oleh karena itu, karya-karya tersebut perlu terus didorong agar semakin dikenal masyarakat luas serta memiliki nilai jual.
Sebagai salah satu upaya konkret, Kanwil mendorong pemanfaatan lounge imigrasi di Ambon sebagai sarana promosi dan pemasaran produk hasil karya warga binaan. Melalui etalase yang tersedia di area layanan imigrasi, masyarakat diharapkan dapat melihat secara langsung berbagai hasil pembinaan dari lapas dan rutan di Maluku, sekaligus menjadi ruang promosi bagi karya warga binaan.
Selain penguatan pembinaan dan promosi produk, Ricky juga menekankan pentingnya pemberian layanan hak kepada warga binaan menjelang perayaan Idulfitri. Ia meminta seluruh UPT memastikan bahwa hak-hak warga binaan, seperti layanan kunjungan, ibadah, serta pelayanan pembinaan lainnya, dapat berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai ketentuan.
Di sisi lain, Ricky juga mengingatkan seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan di seluruh lapas dan rutan. Menurutnya, momentum hari besar keagamaan biasanya diiringi dengan peningkatan aktivitas di lingkungan pemasyarakatan, sehingga diperlukan kesiapsiagaan petugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
“Kita harus memastikan layanan hak warga binaan tetap berjalan dengan baik, namun di sisi lain pengawasan dan deteksi dini juga harus diperkuat agar situasi keamanan di seluruh UPT Pemasyarakatan di Maluku tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
