Ambon,CahayaMediaTimur.com-Wali Kota Ambon Bodewin Wattimean menegaskan, masih banyaknya data Bantuan sosial yang tidak akurat membuat Pemerintah Kota(Pemkot) Ambon untuk memperbaiki sistem penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui digitalisasi data penerima agar supaya bantuan Yang disalurkan oleh pemerintah benar benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh Masyarakat atau penerima,tegasnya pada awak media,”Ambon(13/5/2026).
Ia juga menegaskan sebanyak 650 agen petugas telah dilatih untuk melakukan pendataan penerima bansos sesuai ketentuan yang berlaku.Dikatakan sistem tersebut nantinya akan terintegrasi dengan data kependudukan melalui Nomor Induk Kependudukan (NIK),ujar Wali kota.
Ia menambahkan “Selama ini persoalan bansos adalah penerima yang tidak tepat sasaran. Kita ingin penerima bansos adalah mereka yang benar-benar membutuhkan.
Melalui sistem digital tersebut, data penerima akan memuat informasi pekerjaan, penghasilan, dan identitas penerima sehingga potensi kesalahan maupun penyalahgunaan bantuan dapat diminimalisir, jelas Wattimena.
Menurutnya, digitalisasi juga menjadi langkah untuk menghilangkan praktik kedekatan keluarga maupun hubungan tertentu dalam penyaluran bantuan sosial.“Kalau sistemnya sudah terintegrasi, tidak mungkin orang yang tidak berhak bisa menerima bantuan,” pungkasnya.




