Penguraian Organik Berhasil, Lapas Saparua Terima Pemantauan Biopori

oleh -0 views

Saparua,CahayaMediaTimur.com-Kanwil Ditjenpas Maluku, Lapas Kelas III Saparua menerima kunjungan tim Yayasan Bina Karta Lestari dalam rangka pemantauan hasil biopori yang telah diterapkan di lingkungan lapas sebagai metode resapan air dan penguraian sampah organik. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendampingan langsung oleh Kasubsi Kamtib Donny D. Lekatompessy bersama pengurus yayasan, Kristanto Irawan Putra, serta satu orang warga binaan tamping kebun yang sebelumnya terlibat dalam proses pengisian biopori. Proses pengecekan berlangsung terarah untuk memastikan setiap tahapan sesuai standar teknis pemantauan. Rabu, 10/12.

Fokus pemeriksaan ditujukan pada titik biopori yang sebelumnya diisi sampah organik sebagai bahan pembentuk humus melalui proses penguraian alami dalam kurun waktu tertentu. Tim yayasan meninjau kondisi lapisan dalam lubang serta memeriksa perubahan tekstur tanah sebagai indikator keberhasilan sistem biopori. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa material organik telah mengalami penguraian maksimal dan berubah menjadi tanah dengan tekstur gembur serta warna pekat, menandai terbentuknya humus yang baik.

Pengurus Yayasan Bina Karta Lestari, Kristanto Irawan Putra, memberikan apresiasi positif atas perkembangan tersebut. “Sudah bagus, bioporinya sudah terurai jadi tanah. Warna dan teksturnya menandakan penguraian sempurna, dan kualitas tanahnya sudah mulai subur sehingga berpotensi menjadi media tumbuh yang baik apabila nanti dimanfaatkan dalam penanaman,” ujarnya.

Kasubsi Kamtib, Donny D. Lekatompessy, menegaskan bahwa capaian yang terlihat pada hasil pemantauan merupakan bukti keberhasilan penerapan biopori di lingkungan lapas. Menurutnya, fungsi penguraian organik yang terpantau berjalan baik menandakan bahwa metode ini sejalan dengan prinsip pengelolaan lingkungan yang diterapkan lapas. “Biopori yang diterapkan di area lapas harus dipastikan benar-benar berfungsi, dan hasil penguraian ini membuktikan bahwa sistemnya berjalan efektif. Keberhasilan ini akan kami lanjutkan pada titik potensi lain di dalam lingkungan lapas,” tuturnya.

Melalui penerapan sistem biopori, lapas terus mendorong pengelolaan limbah organik yang selaras dengan prinsip pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas tanah.