Penuhi Gizi Dapur, Warga Binaan Lapas Tual Panen Sayur Kangkung

oleh -0 views

Langgur,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas gizi bagi warga binaan. Pada Jumat (06/03), jajaran petugas bersama Warga Binaan melaksanakan panen sayur kangkung sebanyak 20 kg di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).

 

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur, yang memimpin langsung jalannya panen, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait pemberdayaan warga binaan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

 

“Panen 20 kg kangkung ini bukan sekadar angka, melainkan bukti keberhasilan proses pembinaan yang berkelanjutan. Kami ingin memastikan bahwa lahan produktif di Lapas memberikan manfaat nyata, terutama dalam mendukung kemandirian pangan di lingkungan internal kami,” tegas Nurchalis.

 

Senada dengan hal tersebut, Kasi Binadik & Giatja, Keneth Huwae, menjelaskan bahwa hasil panen ini diprioritaskan untuk kebutuhan internal. “Fokus utama dari panen kali ini adalah untuk memenuhi kebutuhan gizi dapur Lapas. Sayuran segar hasil keringat warga binaan sendiri akan diolah menjadi menu makanan sehat bagi seluruh penghuni, sehingga asupan nutrisi mereka tetap terjaga selama menjalani masa pidana,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, L. Laitera, menambahkan bahwa keterlibatan warga binaan dalam budidaya sayuran ini merupakan bekal keterampilan yang sangat berharga. “Seluruh proses, mulai dari pengolahan lahan hingga panen, melibatkan warga binaan secara aktif. Kami terus memberikan pendampingan agar mereka memiliki keahlian di bidang pertanian yang dapat menjadi modal usaha saat mereka kembali ke masyarakat nanti,” pungkasnya.

 

Program perkebunan di Lapas Tual direncanakan akan terus dikembangkan dengan penambahan jenis komoditas sayuran lainnya guna mewujudkan swasembada pangan yang lebih luas di wilayah Maluku Tenggara.