Perkuat Iman Warga Binaan, Lapas Piru – Kemenag SBB Gelar Pembinaan Kerohanian Kristen

oleh -1 views

Piru,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru terus berkomitmen memberikan pembinaan kepribadian kepada Warga Binaan. Salah satunya melalui kegiatan pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan beragama Kristen yang dilaksanakan bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), bertempat di Gereja Ebenhaezer Lapas Piru, Selasa (10/3).

 

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Warga Binaan beragama Kristen di Lapas Piru dan dipimpin langsung oleh Tim Penyuluh dari Kemenag SBB. Pembinaan berlangsung dengan khidmat melalui rangkaian ibadah yang meliputi pujian, doa bersama, pembacaan serta penalaran Alkitab yang diambil dari Kitab Filipi pasal 3 ayat 13–14, serta sesi renungan dan diskusi rohani.

 

Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Piru, Wikrama Jaya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang rutin dilaksanakan guna meningkatkan keimanan serta membentuk karakter positif bagi para Warga Binaan.

“Melalui pembinaan kerohanian seperti ini, kami berharap para Warga Binaan dapat semakin memperkuat iman, merefleksikan diri, serta memiliki semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya,” ungkap Wikrama.

 

Sementara itu, perwakilan Kemenag SBB, Yulike M. Corputty, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Lapas Piru dan Kemenag dalam menghadirkan pembinaan rohani bagi Warga Binaan.

“Kami berharap kegiatan pembinaan kerohanian ini dapat memberikan penguatan spiritual serta menjadi motivasi bagi Warga Binaan untuk terus memperbaiki diri dan menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujar Yulike.

 

Terpisah, Kepala Lapas Kelas IIB Piru, Hery Kusbandono, menegaskan bahwa pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan.

“Pembinaan kerohanian merupakan salah satu upaya untuk membentuk karakter dan memperkuat nilai-nilai moral Warga Binaan. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat dan berkelanjutan,” tegasnya.

 

Salah satu Warga Binaan berinisial SN mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian memberikan ketenangan serta semangat baru dalam menjalani masa pembinaan.

“Kegiatan ini sangat berarti bagi kami. Melalui firman Tuhan dan kebersamaan dalam ibadah, kami merasa dikuatkan dan diingatkan untuk terus memperbaiki diri,” tutur SN.

 

Melalui kegiatan pembinaan kerohanian yang rutin dilaksanakan ini, Lapas Piru berharap para Warga Binaan dapat terus meningkatkan keimanan, memperbaiki diri, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.