Perkuat Komitmen Zero Narkoba, Lapas Piru Gelar Tes Urine Petugas dan Warga Binaan

oleh -0 views

Piru,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru melaksanakan kegiatan tes urine terhadap lima orang petugas dan empat orang Warga Binaan, Kamis (05/02). Kegiatan ini berlangsung di Klinik Pratama Lapas Piru sebagai bentuk deteksi dini penyalahgunaan narkoba serta upaya memastikan komitmen Lapas Piru zero narkoba.

Pelaksanaan tes urine ini juga menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi potensi peredaran narkoba di dalam lapas, sekaligus sebagai pemeriksaan alternatif terhadap kemungkinan penggunaan obat medis secara tidak sesuai anjuran. Kegiatan berjalan tertib dan diawasi langsung oleh jajaran Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adm Kamtib) serta petugas kesehatan.

Perawat Lapas Piru, Ns. Suryani menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan menggunakan indikator lengkap. “Kami menggunakan indikator POP, SOMA, THC, MET, MTD, MDMA, MOP, COC, BZO, dan AMP. Alhamdulillah, hasil pemeriksaan seluruhnya negatif,” ujarnya.

Kepala Subseksi Perawatan, Williams Lelepary, menegaskan bahwa tes urine merupakan bagian penting dari upaya pencegahan dan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan. “Kegiatan ini tidak hanya untuk pengawasan, tetapi juga sebagai bentuk edukasi dan pembinaan agar seluruh petugas dan Warga Binaan tetap menjaga diri dari penyalahgunaan narkoba,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Hendro Suatrian, menyampaikan bahwa pihaknya melakukan pengawasan langsung selama kegiatan berlangsung. “Kami memastikan proses pengambilan sampel urine berjalan sesuai prosedur, transparan, dan akuntabel, sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menyatakan bahwa kegiatan ini sejalan dengan pelaksanaan 15 Program Aksi Kemenimipas Tahun 2026. “Tes urine ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara. Kami ingin memastikan Lapas Piru benar-benar bersih dari narkoba,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa upaya pencegahan dan pengawasan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan. “Dengan sinergi seluruh jajaran, kami optimistis dapat mewujudkan lingkungan lapas yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba,” tutup Kalapas.

Kegiatan tes urine ini diharapkan dapat memperkuat budaya integritas di lingkungan Lapas Piru serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap upaya nyata pemberantasan narkoba di institusi