Wahai,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai laksanakan Program Wali Menyapa sebagai upaya memperkuat pembinaan kepribadian dan meningkatkan kualitas pelayanan Pemasyarakatan bagi Warga Binaan, Selasa (20/1). Program ini bertujuan membangun komunikasi yang efektif dan berkelanjutan antara petugas dan Warga Binaan melalui pendekatan humanis dan persuasif.
Program Wali Menyapa dilakukan secara langsung oleh petugas wali kepada Warga Binaan binaannya masing-masing. Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan pendampingan, mendengarkan aspirasi, serta menyampaikan arahan dan motivasi guna mendukung proses pembinaan selama menjalani masa pidana di Lapas.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyampaikan Program Wali Menyapa merupakan salah satu instrumen penting dalam pelaksanaan Sistem Pemasyarakatan. “Program Wali Menyapa menjadi sarana bagi petugas untuk memastikan proses pembinaan berjalan dengan baik sekaligus memberikan perhatian dan pendampingan kepada Warga Binaan secara berkesinambungan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Subseksi Pembinaan, Merpaty S. Mouw, menjelaskan program ini berperan strategis dalam memantau perkembangan sikap dan perilaku Warga Binaan. “Melalui komunikasi yang terjalin secara rutin, petugas dapat mengidentifikasi kebutuhan pembinaan serta melakukan evaluasi terhadap perkembangan Warga Binaan sehingga pembinaan berjalan lebih terarah dan optimal,” jelasnya.
Salah satu Warga Binaan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program Wali Menyapa yang memberikan dampak positif selama menjalani pembinaan. “Kami merasa diperhatikan serta mendapatkan arahan yang bermanfaat untuk memperbaiki diri dan menjalani pembinaan dengan lebih baik,” ungkapnya.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Ricky Dwi Biantoro, memberikan apresiasi terhadap implementasi Program Wali Menyapa di Lapas Wahai. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan kebijakan pusat dalam mewujudkan layanan Pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan humanis.
“Program Wali Menyapa merupakan langkah konkret dalam membangun komunikasi yang sehat antara petugas dan Warga Binaan. Diharapkan program ini dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan di seluruh satuan kerja Pemasyarakatan,” harap Ricky.
Melalui Program Wali Menyapa, Lapas Wahai berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan Pemasyarakatan guna mendukung terwujudnya Warga Binaan yang sadar hukum, bertanggung jawab, dan siap kembali ke masyarakat.




