Namlea,CahayaMediaTimur.com-Bulan puasa bukan menjadi penghalang berarti bagi sejumlah warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea terutama yang termasuk kedalam kelompok tani. Meskipun menahan lapar dan dahaga, tidak menyurutkan dan antusiasme warga binaan dalam mengikuti pembinaan kemandirian. Hal itu terlihat saat sejumlah warga binaan melakukan perawatan tanaman jagung di lahan perkebunan Lapas, Kamis (5/3).
“Kita harus tetap semangat dan prima menjalankan aktivitas sehari-hari meskipun di tengah puasa yang kami jalankan. Jadi setiap harinya kita tetap melakukan rutinitas pekerjaan seperti di hari-hari bisa dibaningkan jika harus bermalas-malasan,” tutur salah satu warga binaan, TW.
“Tanaman – tanaman yang telah kami budidayakan seperti jagung, buncis, cabai, dan tomat harus senantiasa dirawat secara rutin agar tidak gagal panen sehingga memerlukan perawatan setiap harinya,” lanjut TW.
Dari pagi hingga sore hari, warga binaan yang diperkerjakan diluar Lapas terutama pada bidang perikanan dan pertanian tetap melakukan pekerjaan secara rutin dengan pengawalan petugas pembinaan.
Kepala Subseksi Pembinaan, Mustafa La Abidin menjelaskan jam kerja warga binaan disesuaikan selama bulan puasa dibandingkan dengan hari-biasa. “Jam kerja mereka dari pagi hingga pertengahan siang kemudian beristirahat hingga menjelang waktu ashar. Setelah itu, dilanjukan lagi hingga menjelang maghrib. Pekerjaan yang mereka lakukan juga ringan-ringan saja seperti pembersihan rumput liar dan penyiraman tanaman,” urai Mustafa.
Mustafa menambahkan dalam waktu dekat, Lapas Namlea akan segera memanen salah satu hasil pertanian yakni tanaman tomat. “Kurang lebih sekitar 10 atau 15 hari lagi kita akan panen tomat. Hasilnya berkisar ratusan Kg dan panennya akan dilaksanakan sebelum atau setelah lebaran,” pungkas Mustafa.





