Resmi Buka Ascard Modified Expo 2026,Wakil Ketua DPRD Maluku Tekankan Hal ini

oleh -0 views

Ambon,CahayaMediaTimur.com-Ascard Modified Expo 2026 tak sekadar menjadi panggung unjuk kreativitas para pecinta otomotif, tetapi juga menegaskan langkah Kota Ambon menuju identitas baru sebagai kota kreatif sekaligus destinasi wisata yang semakin diperhitungkan di kawasan timur Indonesia.

Pesan itu mengemuka saat Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Johan Lewerissa, resmi membuka Ascard Modified Expo 2026 di Taman Budaya Karang Panjang, Ambon, Sabtu (16/5/2026). Di hadapan ratusan peserta, komunitas otomotif, sponsor, serta tamu undangan, Johan menegaskan bahwa event otomotif seperti ini memiliki nilai strategis yang jauh melampaui sekadar hobi modifikasi kendaraan.

 

Menurut Johan, Ascard Modified Expo merupakan bukti bahwa Ambon memiliki energi kreatif yang terus tumbuh dan layak diperkenalkan ke tingkat nasional.

 

Ia menilai kegiatan tersebut dapat menjadi medium efektif untuk mempromosikan Kota Ambon dan Provinsi Maluku melalui pendekatan ekonomi kreatif yang dekat dengan generasi muda.

“Jangan sampai hanya beberapa event saja yang memperkenalkan Kota Ambon kepada daerah lain. Saya rasa Ascard Modified Expo juga bisa menjadi contoh untuk memajukan pariwisata di Provinsi Maluku, khususnya Kota Ambon,” ujar Johan.

 

Ia menegaskan, komunitas otomotif memiliki peran penting bukan hanya dalam menampilkan inovasi dan kreativitas, tetapi juga membangun citra daerah yang aman, terbuka, dan penuh semangat kolaborasi.

“Ascard Modified Expo ini bukan sekadar melampiaskan hobi, tetapi menjadi ajang silaturahmi agar kehidupan sosial kita berjalan baik dan harmonis,” katanya.

 

Kegiatan yang digelar komunitas Ascard itu turut dihadiri perwakilan Pengurus Daerah Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Ambon, manajemen PLN, Wakil Ketua DPRD Kota Ambon sekaligus penggagas kegiatan Patrick Munandar, sesepuh Ascard Ruri Munandar, dewan juri dari Makassar, Manado, dan Surabaya, serta ratusan peserta dari berbagai komunitas otomotif.

Johan juga mengingatkan bahwa semangat kreativitas harus dibarengi tanggung jawab sosial. Menurutnya, komunitas otomotif harus mampu menjadi teladan di tengah masyarakat, tidak hanya melalui karya, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Bukan saja menunjukkan kehebatan dan kreativitas, tetapi bagaimana organisasi ini bisa respect terhadap kehidupan sosial di sekitar,” tegasnya.

 

Ascard Modified Expo 2026 menghadirkan beragam kategori kompetisi, mulai dari kontes modifikasi mobil dan motor, lomba fotografi, balap Tamiya, hingga kontes sound system. Ragam perlombaan itu menjadi bukti bahwa event ini berkembang menjadi ruang kreatif yang merangkul banyak minat dan komunitas.

Perwakilan Pengurus Ikatan Motor Indonesia, Andre da Costa, mengapresiasi kemajuan signifikan yang ditunjukkan penyelenggaraan event pada tahun kedua ini. Menurutnya, perluasan kategori lomba menunjukkan dunia otomotif Ambon terus tumbuh dan semakin kompetitif.

“Kegiatan ini membangkitkan industri otomotif di Kota Ambon dan Maluku semakin meningkat. Sehingga kita di Ambon dan Maluku tidak kalah dari daerah-daerah lain,” ujarnya.

 

Ia berharap Ascard Modified Expo terus berkembang menjadi agenda tahunan yang bukan hanya memperkuat industri otomotif lokal, tetapi juga menjadi daya tarik wisata baru yang mendatangkan pengunjung dari berbagai daerah.

Melalui kolaborasi komunitas, pemerintah, sponsor, dan masyarakat, Ascard Modified Expo 2026 kini tampil bukan hanya sebagai festival otomotif, melainkan simbol kebangkitan Ambon sebagai kota kreatif yang siap menegaskan posisinya sebagai destinasi wisata unggulan di Maluku.