Ambon,CahayaMediaTimur.com-Gubernur Maluku secara resmi melepas penumpang program mudik gratis yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Maluku di Pelabuhan Slamet Riyadi, Kamis (12/3/2026).
Program mudik gratis melalui jalur laut tersebut kembali disiapkan pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang ingin pulang ke daerah asal guna merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.
Dalam sambutannya, Lewerissa menyampaikan bahwa jumlah tiket kapal laut gratis yang disediakan pada tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Ia menjelaskan, pada tahun 2024 jumlah tiket gratis yang disediakan bagi masyarakat Maluku mencapai sekitar 10.000 tiket, sementara pada tahun 2026 meningkat menjadi 14.000 tiket.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Maluku juga mendapat konfirmasi dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia serta pihak perusahaan pelayaran bahwa kemungkinan akan ada tambahan 12.000 tiket gratis lagi.
Jika tambahan tersebut terealisasi, maka total tiket gratis yang tersedia bagi masyarakat Maluku tahun ini diperkirakan mencapai 26.000 tiket, atau meningkat hingga 150 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Ini menunjukkan bahwa negara hadir dan pemerintah peduli kepada rakyat. Pemerintah memahami kondisi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai kesulitan,” ujar Lewerissa.
Program tiket gratis tersebut melayani sejumlah rute pelayaran antarwilayah di Maluku, di antaranya rute Ambon – Namlea, Ambon – Dobo, serta Ambon – Bula, dan beberapa rute lain yang menghubungkan wilayah kepulauan di Provinsi Maluku.
Menurutnya, peningkatan jumlah tiket gratis tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama dalam membantu warga yang ingin melakukan perjalanan mudik di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan global.
Gubernur juga berharap masyarakat yang memperoleh fasilitas tiket gratis dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik serta tetap menjaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan.
Ia menambahkan bahwa mudik tidak hanya dimaknai sebagai perjalanan fisik untuk pulang ke kampung halaman, tetapi juga sebagai perjalanan batin untuk kembali berkumpul bersama keluarga dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri.
Di akhir sambutannya, Lewerissa menyampaikan doa agar seluruh penumpang dapat tiba di tempat tujuan dengan selamat serta dapat merayakan hari raya bersama keluarga dengan penuh sukacita





