Ambon,CahayaMediaTimur.com-Tokoh muda Maluku, Dr. Michael Wattimena, mengajak seluruh generasi muda di 11 kabupaten/kota di Provinsi Maluku untuk bangkit, meningkatkan kualitas diri, dan mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah, terutama dalam menyambut pengembangan proyek strategis Blok Masela.
Ajakan tersebut disampaikan Michael Wattimena dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026). Ia menegaskan, pemuda Maluku memiliki sejarah panjang dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia sehingga semangat perjuangan itu harus terus dilanjutkan melalui kontribusi nyata bagi pembangunan.
Menurut Michael, perjuangan pemuda saat ini tidak lagi dilakukan dengan senjata, melainkan melalui pendidikan, penguasaan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan untuk menjawab tantangan zaman.
“Sudah saatnya pemuda Maluku bangkit dan maju membangun negeri tercinta. Pemuda di 11 kabupaten/kota harus berkomitmen membenahi diri dan mempersiapkan diri menyambut proyek besar Blok Masela. Jangan sampai kita hanya menjadi penonton di negeri sendiri,” tegasnya.
Michael yang juga menjabat sebagai tenaga ahli Menteri ESDM dan Komisaris PT Pertamina International Shipping itu mengatakan, pengembangan Blok Masela membuka peluang besar bagi masyarakat Maluku, khususnya generasi muda, untuk terlibat dalam berbagai sektor pekerjaan dan kegiatan ekonomi.
Karena itu, ia meminta pemuda mulai mempersiapkan diri sejak dini dengan meningkatkan kompetensi sesuai bidang keahlian masing-masing. Kesiapan sumber daya manusia dinilai menjadi salah satu faktor penting agar masyarakat lokal dapat mengambil manfaat dari pengembangan proyek tersebut.
Ia juga menyoroti peran sejumlah tokoh yang dinilai turut memperjuangkan pengembangan Blok Masela dari tingkat pusat, termasuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, serta putra-putra Maluku lainnya seperti Riel Huwae, Boy Sangadji, Arnold Ritiauw, dan Saiful Chaniago.
Menurutnya, dukungan dan perjuangan berbagai pihak harus diikuti dengan kesiapan masyarakat Maluku, terutama generasi muda, untuk memanfaatkan peluang yang tersedia.
“Generasi muda Maluku tidak boleh lagi berpangku tangan. Kejarlah mimpi dan persiapkan diri untuk bersama-sama membangun Maluku. Banyak tenaga kerja yang dibutuhkan, sehingga pemuda harus meningkatkan kemampuan sesuai keahlian masing-masing,” ujarnya.
Lebih lanjut, Michael menyebut Blok Masela sebagai salah satu proyek strategis berskala besar di kawasan timur Indonesia yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Maluku.
Ia berharap kehadiran proyek tersebut tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka kesempatan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memberikan ruang lebih luas bagi putra-putri daerah untuk berkontribusi.
Michael pun mengajak pemuda Maluku menjadikan peringatan Sumpah Pemuda sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, meninggalkan kebiasaan yang menghambat kemajuan, dan membangun semangat kerja keras demi masa depan daerah.
“Blok Masela adalah anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa bagi masyarakat Maluku. Karena itu, satukan tekad, bergerak maju, dan bangun Maluku. Perjuangan pemuda sekarang harus dilakukan dengan otak, kemampuan, dan karya nyata demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.





