Tak Tinggal Diam, Kanwil Ditjenpas Maluku Evaluasi Celah Pengamanan Lapas Ambon

oleh -0 views

Ambon,CahayaMediaTimur.com-Menyikapi potensi celah pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Maluku langsung melakukan evaluasi menyeluruh. Tak hanya memeriksa kesiapsiagaan petugas, evaluasi juga diarahkan pada penguatan sistem serta sarana dan prasarana untuk memastikan keamanan dan ketertiban Lapas tetap terjaga. Jum’at (27/8)

 

Kepala Kanwil Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menegaskan tidak boleh ada celah pengamanan yang dibiarkan tanpa tindak lanjut. Menurutnya, setiap potensi kerawanan harus diidentifikasi dan segera diperkuat melalui pembenahan personel, prosedur maupun fasilitas pendukung. “Kami tidak tinggal diam. Setiap celah pengamanan harus dievaluasi secara menyeluruh. Kami melihat kesiapsiagaan petugas, prosedur yang dijalankan, sampai sarana dan prasarana pendukung. Jika ada titik yang masih lemah, itu harus segera diperkuat,” tegas Ricky.

 

Evaluasi dilakukan bersama jajaran Lapas Ambon, melibatkan Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Novriadi, Kepala Lapas Ambon Sumarwoto Hendra Budiman, serta Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Jefry Persulessy. Selain mengevaluasi pola pengamanan dan kesigapan personel, jajaran juga memetakan titik yang membutuhkan penguatan fasilitas, di antaranya penambahan lampu penerangan, CCTV, pembenahan beranggang, serta penambahan petugas di pos menara atas.

 

Ricky menekankan bahwa pengamanan tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah personel. Sistem kerja yang disiplin dan sarana pendukung yang memadai menjadi satu kesatuan dalam membangun pengamanan yang efektif. “Sistemnya harus diperkuat, fasilitasnya harus mendukung, dan petugas harus memiliki kesigapan serta disiplin yang tinggi. Karena itu, kami evaluasi seluruh aspek secara bersamaan,” ujarnya.

 

Kepala Lapas Ambon Sumarwoto Hendra Budiman menyatakan jajaran siap menjalankan evaluasi dan pembenahan sesuai arahan Kanwil Ditjenpas Maluku. Sementara itu, KPLP Jefry Persulessy memastikan kesiapsiagaan petugas dan pengawasan terhadap titik-titik rawan akan terus diperkuat, termasuk melalui optimalisasi pos pengamanan dan penambahan personel di menara atas.

 

Selain aspek teknis, evaluasi juga menyasar pelaksanaan tugas petugas. Sejumlah petugas telah diperiksa dan dimintai keterangan, dengan hasil pemeriksaan saat ini masih dianalisis secara objektif dan profesional. Apabila nantinya ditemukan unsur kelalaian atau pelanggaran disiplin, sanksi akan diberikan sesuai tingkat pelanggaran dan ketentuan yang berlaku.

 

Kanwil Ditjenpas Maluku memastikan langkah evaluasi tidak berhenti pada pemeriksaan, tetapi dilanjutkan dengan pembenahan konkret dan berkelanjutan. “Kami ingin setiap evaluasi menghasilkan perbaikan nyata. Pengamanan harus dibangun dengan disiplin, kesiapsiagaan, sistem yang kuat, dan sarana yang memadai. Ini komitmen kami untuk memastikan Pemasyarakatan di Maluku semakin profesional dan akuntabel,” pungkas Novriadi Kabid Pelayanan dan Pembinaan.