Terkait dengan Dana TEKAD,Tdiak Korupsi Itu Berita Hoax

oleh -3 views

Lokki,CahayaMediaTimur.com-Ketua Kelompok Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) Desa Lokki, Alvin, menegaskan bahwa informasi yang beredar terkait dugaan korupsi dana program TEKAD di Desa Lokki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), merupakan berita palsu atau hoaks.

Hal tersebut disampaikan Alvin pada media ini, Kamis (12/3/2026), saat memberikan klarifikasi terkait simpang siur pemberitaan yang menyebut adanya penyalahgunaan dana dalam program pemberdayaan ekonomi desa tersebut.

Alvin menjelaskan, sebagai kader TEKAD di Desa Lokki, dirinya bertanggung jawab penuh terhadap pengelolaan dana program tersebut. Sementara pemerintah desa, kata dia, hanya mengetahui keberadaan program tersebut tanpa terlibat langsung dalam pengelolaannya.

 

Menurutnya, informasi yang menyebut adanya korupsi dana TEKAD yang menyeret nama penjabat Kepala Desa Lokki, Reisen Salawane, tidak berdasar dan dapat merugikan kerja keras kelompok yang selama ini berupaya mengembangkan sektor pertanian di desa tersebut.

Meski demikian, Alvin mengaku tidak ingin larut dalam polemik tersebut. Ia justru menjadikan isu yang beredar sebagai motivasi untuk terus membangun dan mengembangkan potensi ekonomi masyarakat Desa Lokki.

“Dengan adanya berita ini, saya justru semakin terpacu untuk membuktikan bahwa kelompok TEKAD di Desa Lokki benar-benar bekerja untuk kemajuan desa,” ujarnya.

Saat ini, kelompok demplot pertanian TEKAD di Desa Lokki bahkan mulai menunjukkan hasil yang positif. Alvin menyebut produksi pertanian terus mengalami peningkatan setiap harinya.

 

Kelompok tersebut juga tengah melaksanakan panen perdana sejumlah sayuran, di antaranya kangkung dan bayam. Selain itu, mereka juga menanam berbagai komoditas lain seperti tomat, cabai rawit, sawi, dan beberapa jenis sayuran lainnya.

Alvin mengatakan, pihaknya saat ini juga sedang berupaya agar hasil pertanian petani lokal dapat memenuhi permintaan kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di Dusun Katapang, Desa Lokki.

“Kami berharap ke depan kebutuhan bahan pangan untuk program MBGut dapat dipasok langsung oleh petani lokal Desa Lokki, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga,” pungkasnya.

Alvin juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Desa, yang telah menghadirkan program TEKAD bagi daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), termasuk Desa Lokki. (

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.