Viral Tiga Pendeta -Wagub Maluku Tegaskan: Tidak Ada Unsur Intimidasi, Pelecehan Atau Provokasi

oleh -9 views

Ambon,CahayaMediaTimur.com-Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, akhirnya buka suara terkait isu viral yang menuding dirinya melakukan intimidasi, pelecehan, hingga provokasi terhadap tiga pendeta saat bertemu di Kantor Gubernur Maluku.

Dengan tegas ia membantah seluruh tuduhan itu.

“Saya tidak pernah mengeluarkan kalimat intimidasi atau pelecehan kepada pendeta mana pun,” ujar Vanath kepada wartawan di halaman Kantor Gubernur Maluku, Rabu (26/11/2025).

■ Kronologi Pertemuan

Vanath menjelaskan, pertemuan itu terjadi ketika ia melihat tiga orang lanjut usia duduk cukup lama di ruang tunggu melalui CCTV.
“Karena kasihan liat sudah lama duduk, saya suruh panggil. Baru saya tahu kalau mereka pendeta,” jelasnya.

Menurutnya, kedatangan mereka membawa dua hal:

1. Surat kepada Gubernur yang belum mendapat tanggapan.

2. Permohonan fasilitas bus PT Panca Karya untuk kegiatan keagamaan.

 

Vanath mengaku langsung menyampaikan bahwa Panca Karya sedang dalam kondisi keuangan berat sehingga tidak dapat menyediakan bus.

■ Soal Bantuan Sosial Bukan Hal Terlarang

Ia menegaskan bahwa bantuan kepada kegiatan keagamaan bukan tindakan melanggar hukum.

> “Kegiatan sosial, termasuk gereja dan masjid, itu halal. Ada nomenklatur bantuan sosial dalam APBD. Jadi jangan dipelintir seolah itu barang haram.”

 

Menurutnya, pertemuan itu justru berubah kontroversi karena ada pihak yang menafsirkan pernyataannya secara berlebihan.

■ Ketegangan Internal dengan Gubernur

Vanath mengungkapkan persoalan bantuan sosial bersinggungan dengan kebijakan internal pemerintah provinsi.
Ia mengaku dilarang Gubernur untuk mendisposisi proposal bantuan sembako setelah peristiwa bantuan lebaran tahun lalu.

Sejak itu ia tidak lagi memiliki kewenangan mengatur bantuan sosial.
Padahal, menurutnya, ia memiliki banyak pendukung dari berbagai agama yang menunggu realisasi janji pembangunan rumah ibadah.

> “Beta ini politisi. Beta punya pendukung Muslim, Kristen, semua. Ada janji dengan gereja dan masjid. Tapi usulan beta di APBD kemarin tidak diakomodir. Jadi kalau orang datang bawa proposal, beta mau jawab apa?”

 

■ Tantangan untuk Dr. Natanel Elake

Vanath juga menanggapi pernyataan akademisi Dr. Natanel Elake yang menilai pernyataan Wagub provokatif.

> “Bapa itu orang berpendidikan. Jangan tafsirkan apa yang beta bicara berlebihan. Kalau mau, mari kita berdebat terbuka di depan publik. Wartawan pilih tempat, beta yang bayar.”

 

■ Tidak Ada Intimidasi

Saat wartawan kembali mempertegas apakah ada intimidasi, Vanath langsung menjawab:

> “MasyaAllah, untuk apa beta intimidasi? Lihat orang tua saja saya kasihan.”

 

Ia menegaskan siap hadir jika Sinode atau lembaga gereja ingin klarifikasi langsung.

■ Sindiran Soal Kinerja Pemerintahan

Di akhir wawancara, Vanath berpesan kepada masyarakat agar tidak terpancing isu yang diarahkan memojokkannya.
Ia juga menyebut bahwa pemerintahan saat ini tidak produktif, dan menyatakan akan mengungkap alasannya dalam waktu dekat.